POLRI

Penertiban Parkir Liar di Ubud, Sebanyak 22 Kendaraan Dikenakan ETLE

0
×

Penertiban Parkir Liar di Ubud, Sebanyak 22 Kendaraan Dikenakan ETLE

Sebarkan artikel ini

GIANYAR – Wajah kawasan wisatakemacetan Ubud mulai dibenahi dari persoalan klasik  dan parkir semrawut. Kamis (21/5/2026), Polsek Ubud bersama tim gabungan turun langsung menertibkan kendaraan yang parkir liar di sejumlah ruas jalan utama kawasan wisata tersebut.

Penertiban dipusatkan di sepanjang Jalan Link Padang Tegal dan Jalan Raya Ubud, dua titik yang selama ini kerap dipadati kendaraan wisatawan maupun masyarakat lokal hingga memicu antrean panjang kendaraan.

550x300

Tidak hanya polisi, kegiatan ini juga melibatkan Dinas Perhubungan Kabupaten Gianyar dan Pecalang Desa Adat Padang Tegal serta Desa Adat Ubud. Kehadiran aparat adat dinilai memberi pendekatan lebih humanis sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas.

Sebelum bergerak ke lapangan, seluruh personel mengikuti apel kesiapan di Catus Patha Ubud yang dipimpin Kapolsek Ubud KOMPOL I Wayan Putra Antara, S.Pd., M.H. Ia menegaskan bahwa penertiban dilakukan secara persuasif tanpa mengabaikan ketegasan terhadap pelanggaran.

Kasat Lantas Polres Gianyar AKP Rike Astuti, S.Tr.K., S.I.K. mengatakan parkir liar menjadi salah satu penyebab utama kemacetan di kawasan wisata Ubud yang setiap hari dipadati aktivitas wisata dan ekonomi masyarakat.

“Kesadaran masyarakat sangat dibutuhkan. Jangan parkir di badan jalan karena selain mengganggu pengguna jalan lain, juga berpotensi menyebabkan kemacetan,” ujarnya.

Dalam operasi tersebut, petugas memberikan teguran langsung kepada pengendara yang melanggar. Hasilnya, sebanyak 22 kendaraan terkena sanksi ETLE atau tilang elektronik, sementara 90 kendaraan lainnya dipasangi stiker teguran.

Menariknya, petugas memilih pendekatan edukatif dengan tidak melakukan derek kendaraan maupun pengempesan ban seperti yang biasa terjadi dalam operasi penertiban parkir liar di sejumlah daerah.

Langkah kolaboratif antara polisi, Dishub, dan Pecalang ini pun mendapat respons positif dari masyarakat Ubud. Warga berharap penertiban dilakukan rutin agar kawasan wisata tetap nyaman, tertib, dan tidak lagi dipenuhi kendaraan parkir sembarangan.

Polsek Ubud memastikan operasi serupa akan terus digelar secara berkelanjutan demi menjaga kelancaran lalu lintas serta mendukung citra Ubud sebagai destinasi wisata dunia yang nyaman dan tertata.@Red

error: mediapolri.id