NGANJUK – Di tengah senja Desa Sonoageng yang tenang, langkah Kapolres Nganjuk AKBP Henri Noveri Santoso tak hanya membawa kunjungan, tapi juga harapan. Didampingi jajaran pejabat utama, ia menyambangi kediaman Kasat Binmas AKP Syukur Efendi yang tengah berjuang melawan sakit, Selasa (6/5/2025) sore.
Bukan sekadar formalitas, kunjungan itu menjadi simbol kuatnya ikatan batin di tubuh Polres Nganjuk — sebuah keluarga yang saling menguatkan, tak hanya dalam tugas, tapi juga dalam masa-masa sulit.
“Ini adalah bentuk kebersamaan kami. Pak Syukur adalah bagian dari keluarga besar Polres Nganjuk. Kami datang bukan hanya membawa doa, tapi juga semangat,” ungkap Kapolres Henri, penuh empati.
Di tengah sapaan hangat dan senyum yang tak pudar, AKP Syukur menyambut dengan mata yang tak kuasa menyembunyikan haru. “Saya merasa tidak sendiri. Terima kasih atas perhatian dan doa tulus dari keluarga besar ini,” ujarnya lirih namun penuh kekuatan.
Lebih dari kunjungan, ini adalah pesan: bahwa di balik seragam dan tugas berat, ada hati-hati yang saling menjaga. Di Polres Nganjuk, solidaritas bukan hanya jargon ia hidup, hadir, dan nyata dalam setiap pelukan dan doa.@red







