System Maintenance Media Polri
Saat ini server mediapolri.id sedang dalam proses maintenance dan perbaikan sistem untuk meningkatkan stabilitas, keamanan, serta kualitas layanan. Selama proses perbaikan berlangsung, beberapa layanan atau akses website mungkin mengalami gangguan sementara. Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Tim teknis sedang melakukan perbaikan dan akan mengembalikan layanan secepat mungkin. Terima kasih atas kesabarannya. mediapolri.id – Profesional & Terpercaya.
Nasional

Viral di TikTok, Warga Cintamekar Luruskan Lokasi Bangunan KDKMP

0
×

Viral di TikTok, Warga Cintamekar Luruskan Lokasi Bangunan KDKMP

Sebarkan artikel ini

SUBANG – Warga Desa Cintamekar, Kecamatan Serangpanjang, Kabupaten Subang, Cucu Lilis Ningrum, menyayangkan beredarnya video di media sosial TikTok yang menyebut bangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Cintamekar berdiri di depan Tempat Pemakaman Umum (TPU).

Video tersebut menyebut bangunan KDKMP yang berada di Kampung Babakan Heas RT 04/02, Dusun I, Desa Cintamekar, dibangun di depan area pemakaman. Pernyataan itu kemudian menuai perhatian dan protes dari sejumlah warga yang tinggal di sekitar lokasi.

550x300

Cucu menegaskan informasi dalam video tersebut tidak sesuai dengan kondisi di lapangan. Menurutnya, bangunan KDKMP tidak berdiri di depan TPU, melainkan berada di lahan kosong milik desa di kawasan Babakan Heas.

“Saya geram melihat video di TikTok itu. KDKMP ini tidak berdiri di depan TPU, tetapi di lahan kosong milik desa di Babakan Heas,” ujarnya.

Ia menilai keberadaan KDKMP justru memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Selain memudahkan warga mendapatkan kebutuhan sehari-hari, keberadaan bangunan tersebut juga membuat kawasan yang sebelumnya minim penerangan kini menjadi lebih terang.

“Adanya KDKMP ini jalan jadi terang. Warga tidak takut lagi lewat malam-malam, dan belanja jadi lebih dekat dan murah,” katanya.

Menurut Cucu, manfaat KDKMP ke depan juga tidak hanya sebatas menyediakan kebutuhan pokok masyarakat. Koperasi tersebut diharapkan mampu menjadi salah satu penggerak perekonomian masyarakat berbasis desa.

Warga nantinya dapat memanfaatkan KDKMP untuk memasarkan berbagai hasil bumi maupun produk lokal, sehingga perputaran ekonomi dapat lebih banyak berlangsung di lingkungan desa.

“Ke depan KDKMP ini bukan hanya tempat membeli kebutuhan pokok. Warga juga bisa menjual hasil bumi ke KDKMP, sehingga bisa menjadi penggerak ekonomi desa,” tegasnya.

Cucu juga mengaku bersyukur dengan adanya pembangunan KDKMP di kawasan tersebut. Menurutnya, lingkungan yang sebelumnya sepi dan gelap kini mulai ramai dan mendapat penerangan.

“Dulu tempat ini sepi dan gelap. Sekarang sudah ramai dan terang. Kami bersyukur KDKMP ada di sini,” pungkasnya.@Jajang