SOLOK – Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) kembali melaksanakan mutasi besar-besaran di lingkungan organisasinya. Kebijakan tersebut tertuang dalam dua Surat Telegram Kapolda Sumbar, yakni ST/237/IV/KEP./2026 dan ST/238/IV/KEP./2026 yang diterbitkan pada 15 April 2026.
Kapolda Sumbar Irjen Pol. Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA melalui Karo SDM Kombes Pol. Anissullah M. Ridha, S.I.K., S.H., M.H., melakukan rotasi yang mencakup ratusan personel, mulai dari perwira menengah, perwira pertama, bintara hingga ASN Polri. Langkah ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi sekaligus penguatan kinerja, khususnya pada fungsi operasional dan penegakan hukum.
Di Polres Solok Kota, sejumlah jabatan strategis mengalami pergantian. Posisi Kasat Lantas kini diemban oleh Iptu Asphari Wahyu Siregar yang sebelumnya bertugas sebagai Kanitregident Satlantas Polres Pesisir Selatan, menggantikan Iptu Akbar Kharisma Tanjung yang mendapat penugasan baru di Ditlantas Polda Sumbar.
Sementara itu, jabatan Kasat Reskrim dipercayakan kepada Iptu Daslucky Okyusran, yang sebelumnya menjabat sebagai PS Kapolsek Bukit Sundi. Ia menggantikan AKP Oon Kurnia Ilahi yang dimutasi ke Ditreskrimum Polda Sumbar.
Perubahan juga terjadi pada posisi Kabag SDM Polres Solok Kota yang kini dijabat oleh AKP Evi Wansri, menggantikan Kompol Joko Sunarno yang berpindah tugas ke Rorena Polda Sumbar. Selain itu, Iptu Maihendri dipercaya sebagai Kapolsek Bukit Sundi.
Adapun jabatan Kapolsek Junjung Sirih kini diisi oleh AKP Joni Isnandar yang sebelumnya menjabat Wakapolsek Kota Solok. Sementara itu, Iptu Dicky Saputra ditunjuk sebagai PS Kapolsek X Koto Diateh menggantikan Iptu Muhammad Iqbal.
Di Polres Solok (Arosuka), jabatan Kasat Reskrim kini diemban oleh Iptu Albeth Salomo Sinulaki, menggantikan AKP Efrian Mustaqim Batiti yang ditarik ke Mapolda Sumbar. Sementara itu, posisi Kapolsek Payung Sekaki dipercayakan kepada Iptu Andi Rayandri Putra.
Mutasi juga terjadi di wilayah Polres Solok Selatan. Jabatan Kasat Reskrim kini dijabat oleh AKP Muhammad Yogie Biantoro, Kabag Logistik oleh Kompol Feri Arjoni, Kasat Intelkam oleh AKP Defri Irawan, serta Kasipropam oleh Iptu Azwar Zamzami.
Selain itu, rotasi jabatan turut dilakukan di sejumlah wilayah lain di Sumatera Barat, di antaranya Polresta Bukittinggi, Polres Agam, Polres Pesisir Selatan, Polres Sawahlunto, dan Polres Pasaman Barat, sebagai bagian dari penguatan fungsi penyidikan.
Melalui ST/238/IV/KEP./2026, Polda Sumbar juga mengukuhkan sejumlah pejabat yang sebelumnya berstatus pelaksana sementara (PS) menjadi pejabat definitif, di antaranya AKP Ramadani, Iptu Ricky Hardianto, Iptu Deby Kurnia Putra, dan Iptu Darmawan.
Di sektor perairan, AKP Urip Indra Jaya ditunjuk sebagai PS Kasatpolairud Polresta Padang, bertukar posisi dengan AKP Dasrul yang kini menjabat PS Kasubbagrenmin Ditpolairud Polda Sumbar. Sementara itu, untuk fungsi pendukung di Mapolda, Pembina M. Ahmadi dan Pembina Novita Sarli turut mendapat promosi jabatan.
Dalam surat telegram tersebut ditegaskan bahwa seluruh personel yang dimutasi wajib segera melaksanakan tugas di jabatan baru paling lambat 14 hari sejak keputusan ditetapkan. Selain itu, para pejabat yang bersangkutan juga diwajibkan menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum dan sesudah melaksanakan tugas di kesatuan yang baru.
Mutasi ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas organisasi serta kualitas pelayanan Kepolisian kepada masyarakat di wilayah Sumatera Barat.@Humas







