SUKABUMI – Wakil Presiden Republik Indonesia ke-13, Prof. Dr. (H.C) K.H. Ma’ruf Amin menghadiri kegiatan Halaqah Alim Ulama dan Pengukuhan Forum Pesantren Sukabumi Bangkit (FPSB), bertempat di Hotel Horison Sukabumi, Kamis (14/08/2025).
Dalam pertemuan tersebut, turut dihadiri oleh Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas S.E., Anggota DPR RI Zaenul Munasichin M.A., Walikota Sukabumi, H. Ayep Zaki, S.E., M.M., dan Pimpinan ponpes yang ada di Kota dan Kabupaten Sukabumi.
Dalam sambutannya, Wapres ke-13 Ma’ruf Amin menegaskan pentingnya transformasi pesantren di era modern. Menurutnya, pesantren bukan hanya pusat pendidikan agama, tetapi juga benteng pembentukan karakter dan moral generasi bangsa.
“Pesantren adalah lembaga yang sangat penting dalam membangun umat Islam. Namun, kita harus siap menghadapi tantangan zaman dengan memperkuat pendidikan, meningkatkan kualitas pengelolaan, dan menjaga nilai-nilai Islam yang toleran,” ujar K.H. Ma’ruf Amin.
Beliau juga mengingatkan, bahwa perkembangan ilmu pengetahuan bersifat universal dan dapat dipelajari dari berbagai sumber.
“Sehingga Pesantren harus mampu mengintegrasikan pendidikan agama dengan wawasan ilmu pengetahuan yang luas,” tandasnya.
Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas S.E., dalam kesempatan ini menyampaikan rasa bangga dapat berkumpul dengan para Ulama dan para Kyai yang berperan besar dalam membina masyarakat Sukabumi. Ia berharap, silaturahmi yang terjalin bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi langkah nyata membangun Ukhuwah Islamiyah.
Sementara itu, Anggota DPR RI, Zaenul Munasichin, M.A., menekankan pentingnya pembinaan intensif dari pemerintah pusat melalui Kementerian Agama untuk Pesantren di Sukabumi. Ia juga memperkenalkan pembentukan Forum Percepatan Bangkitnya Pesantren (FPBP) Sukabumi sebagai wadah kolaborasi dan percepatan Transformasi Pesantren.
Hal senada, Walikota Sukabumi, H. Ayep Zaki, S.E., M.M., menegaskan bahwa Pesantren menjadi perekat Persatuan Kota dan Kabupaten Sukabumi. Ia berkomitmen memberikan dukungan penuh untuk mengatasi tantangan sosial seperti kemiskinan ekstrem dan stunting melalui sinergi dengan para kyai dan tokoh agama.
Kegiatan tersebut sekaligus menetapkan struktur pengurus Forum Pesantren Sukabumi Bangkit (FPSB) yang diketuai oleh KH. Muhammad Baqier, Sekretaris KH. Ismatullah Fauzi, dan Bendahara KH. Saripudin.@RED







