POLRI

Kasus Viral di Cipondoh: Satu Pelaku Ditangkap, Polisi Kejar Ivan yang Diduga Jadi Otak Kekerasan Seksual

0
×

Kasus Viral di Cipondoh: Satu Pelaku Ditangkap, Polisi Kejar Ivan yang Diduga Jadi Otak Kekerasan Seksual

Sebarkan artikel ini

TANGERANG – Kasus dugaan pelecehan dan kekerasan seksual terhadap seorang perempuan berinisial D di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, terus menjadi perhatian publik. Setelah viral di media sosial, polisi kini telah menangkap satu pelaku dan masih memburu sosok utama bernama Ivan yang diduga menjadi otak dalam peristiwa tersebut.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari mengungkapkan bahwa satu orang telah ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan hasil pemeriksaan saksi-saksi dan alat bukti yang dikumpulkan penyidik.

550x300

“Untuk sementara satu orang sudah dijadikan tersangka dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi,” ujar Jauhari, Rabu (13/5/2026).

Tersangka yang telah diamankan diketahui berada di lokasi kejadian bersama pelaku utama dan beberapa pria lainnya saat peristiwa terjadi. Polisi menyebut pelaku memiliki peran langsung dalam tindakan pelecehan dan persetubuhan terhadap korban.

“Yang sudah ditangkap ini ikut melakukan pencabulan dan persetubuhan terhadap korban saat kejadian berlangsung,” jelasnya.

Sementara itu, pelaku utama bernama Ivan hingga kini masih dalam pengejaran aparat. Berdasarkan informasi sementara, pria tersebut diduga melarikan diri ke wilayah Serang, Banten.

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota AKBP Parikhesit mengatakan tim penyidik terus melakukan pelacakan terhadap keberadaan Ivan dengan mendalami berbagai keterangan dari saksi maupun lingkungan sekitar.

“Tersangka utama masih dalam pengejaran. Informasi yang kami dapat mengarah ke wilayah Serang,” katanya.

Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta memeriksa warga sekitar, termasuk keluarga dan orang tua pelaku. Namun, pihak keluarga mengaku tidak mengetahui keberadaan Ivan.

Kasus ini sebelumnya ramai diperbincangkan setelah kronologi kejadian diunggah akun media sosial Instagram @tangkot24jam. Dalam unggahan tersebut disebutkan korban awalnya diajak oleh Ivan dengan alasan membantu memperbaiki sepeda motor di sebuah rumah yang disebut akan digunakan untuk balapan.

Tanpa rasa curiga, korban mengikuti ajakan tersebut. Namun setibanya di lokasi, korban diduga dipaksa mengonsumsi minuman beralkohol hingga kehilangan kesadaran. Saat terbangun keesokan harinya, korban mendapati dirinya sudah tanpa pakaian dan berada dalam kondisi lemas.

Korban diduga kembali mengalami kekerasan seksual saat tidak mampu memberikan perlawanan akibat pengaruh alkohol. Setelah berhasil meninggalkan lokasi, korban mengalami trauma berat.

Situasi semakin mencekam ketika korban mencoba meminta pertanggungjawaban kepada Ivan pada keesokan harinya. Bukannya meminta maaf, pelaku justru diduga mengancam korban menggunakan senjata tajam sebelum akhirnya melarikan diri.

Merasa tertekan dan ketakutan, korban akhirnya menceritakan kejadian tersebut kepada keluarganya. Pihak keluarga kemudian melaporkan kasus itu ke kepolisian dan membawa korban menjalani pemeriksaan visum.

Kini, polisi memastikan proses penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku utama terus dilakukan guna mengungkap seluruh pihak yang terlibat dalam kasus tersebut.@Red

error: mediapolri.id