Nasional

Kasat Lantas Mengajar Di SMP NEGERI 1 Bumiayu Brebes

×

Kasat Lantas Mengajar Di SMP NEGERI 1 Bumiayu Brebes

Share this article

Kasat Lantas Mengajar, merupakan program Dirlantas Polda Jateng, yang diterapkan diseluruh wilayah polres se-Jawa Tengah. Salah satunya Satlantas Polres Brebes, yang menyasar pelajar dari kalangan Pelajar SMP, yang digelar di aula SMP Negeri 1 Bumiayu Brebes, Rabu (23/08/23) pagi.

Saat mengajar dihadapan puluhan pelajar, Kapolres Brebes AKBP Guntur Muhammad Tariq, melalui Kasat Lantas AKP Edi Sukamto mengatakan, progam Kasat Lantas Mengajar, diberikan kepada pelajar supaya para pelajar bisa tertib berlalulintas.
Harapannya, para pelajar khususnya di Wilyah Bumiayu Brebes bisa menjadi pelopor dalam tertib berlalulintas di jalan raya.
“Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan. Apalagi kecelakaan kebanyakan pada usia produktif, seperti kalangan pelajar,” kata Edi Sukamto, kepada awak media.

Edi memberikan materi serta edukasi kepada Pelajar SMP Negeri 1 Bumiayu tentang tata tertib berlalu lintas serta pemahaman tentang 10 (sepuluh) tata tirtib berlaulintas saat berkendara di jalan raya. Selain itu juga memberikan pemahaman tentang E-TLE serta menggajak para pelajar menjadi pelopor keselaamatan demi terciptanya Kamselticar Lantas yang aman & kondusif di wilayah Kab. Brebes.
Edi menambahkan, bahwa dari hasil evaluasi, faktor kecelakaan terjadi akibat perilaku pengendara itu sendiri, sehingga dengan edukasi yang diberikan, sebagai kepada generasi penerus perlu disampaikan tentang budaya tertib lalu lintas.
“Harapannya, pelajar ini bisa juga mengingatkan kepada saudaranya, bahkan orang tuanya untuk tertib lalu lintas karena tertib lalu lintas ini adalah budaya bangsa kita,” jelas Edi Sukamto.

Tertib berlalulintas, tegas Edi menyelamatkan anak bangsa. Bahkan, pihak Satlantas Polres Brebes sempat menayangkan pemberian kaki palsu kepada seorang pelajar yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas.
“Jadi penayangan video tadi, untuk mengingatkan kita semua tentang tertibnya lalu lintas dan resiko-resiko di jalan raya. Edukasi diperlukan agar kita semua paham dan bisa lebih ekstra hati-hati dalam berkendara,” pungkasnya. (HMS)