POLRI

Kapolri Tekankan Sinergi Hadapi Dinamika Global di HUT KSPSI ke-53 dan HARPEKINDO 2026

0
×

Kapolri Tekankan Sinergi Hadapi Dinamika Global di HUT KSPSI ke-53 dan HARPEKINDO 2026

Sebarkan artikel ini

PURWAKARTA – Kapolri Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) dan peringatan Hari Pekerja Indonesia (HARPEKINDO) yang digelar di Pembangunan Pusdiklat, Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (21/2/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Penasihat KSPSI menekankan pentingnya memperkuat sinergisitas antara Polri, elemen buruh, serta seluruh unsur masyarakat dalam menghadapi dinamika global yang berpotensi berdampak terhadap kondisi dalam negeri.

550x300

Menurutnya, kolaborasi dan komunikasi yang baik menjadi kunci utama untuk menjaga stabilitas nasional, khususnya di tengah tantangan global yang semakin kompleks dan dinamis.

“Harapan kita ke depan sinergitas dan kolaborasi akan terus semakin baik. Menghadapi situasi dinamika global yang tidak mudah, tentu dampaknya juga akan terasa terhadap situasi di dalam negeri,” ujar Kapolri.

Ia menyampaikan bahwa setiap negara saat ini berupaya memperkuat ketahanan nasional dengan mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki. Dinamika global, lanjutnya, dapat berdampak pada sektor ketenagakerjaan apabila tidak diantisipasi dengan langkah strategis dan kebersamaan seluruh elemen bangsa.

Terkait hal tersebut, Kapolri menyebut Presiden terus mendorong berbagai program prioritas strategis guna memitigasi potensi gejolak di sektor ketenagakerjaan. Salah satunya melalui program Asta Cita yang menitikberatkan pada hilirisasi industri dan pembangunan 18 industri strategis nasional.

Program tersebut diharapkan mampu membuka lapangan pekerjaan baru serta memperkuat perekonomian nasional.

Lebih lanjut, Kapolri menegaskan bahwa sinergisitas antara pengusaha dan serikat pekerja menjadi faktor penting dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif. Kolaborasi yang seimbang diyakini dapat mendorong pertumbuhan usaha sekaligus menjamin perlindungan hak-hak pekerja.

“Di satu sisi pengusaha mau berinvestasi dan mengembangkan usahanya, namun di sisi lain hak-hak pekerja tetap harus diperhatikan. Keseimbangan ini yang harus kita jaga,” tegasnya.

Kapolri juga memastikan komitmen Polri untuk terus mendukung perjuangan buruh dalam memperoleh hak-haknya, sepanjang dilakukan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.

Selain itu, ia mengajak seluruh pekerja Indonesia untuk terus meningkatkan keterampilan dan kompetensi agar mampu bersaing di tingkat global.

Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi modal utama dalam menghadapi persaingan internasional, sekaligus membuktikan bahwa pekerja Indonesia memiliki profesionalisme dan daya saing yang tinggi di kancah global.

“Buruh Indonesia harus siap bersaing dan menunjukkan bahwa kita tidak kalah profesional, tangguh, dan hebat dibandingkan buruh di luar negeri,” pungkas Kapolri.@Red

error: mediapolri.id