SERANG – Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki menekankan pentingnya pemberantasan kejahatan serta pelayanan humanis kepada masyarakat dalam kegiatan Commander Wish Kapolda Banten terkait pencegahan penyalahgunaan wewenang penanganan perkara pidana yang digelar di Aula Gawe Kita Baluwarti, Polda Banten, Senin (25/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Banten Brigjen Pol. Hendra Wirawan, para Pejabat Utama Polda Banten, serta 155 peserta dari jajaran kepolisian.
Dalam arahannya, Kapolda Banten memaparkan enam program Commander Wish yang menjadi prioritas di lingkungan Polda Banten.
“Enam program Commander Wish, yaitu Dimtaq (Disiplin Iman dan Taqwa), Poliran (Polisi Peduli Pengangguran), Pecak (Pergelaran Cepat Anggota Kepolisian), Warbin (Warung Bhabinkamtibmas), Suling-Jumling-Minggu Kasih, serta Poldik (Polisi Peduli Pendidikan),” ujar Irjen Pol. Hengki.
Selain itu, Kapolda Banten juga menegaskan empat komitmen moral yang harus menjadi pedoman seluruh personel dalam menjalankan tugas, yakni disiplin, keterbukaan, loyalitas, dan ikhlas demi mewujudkan Banten yang aman.
“Disiplin membentuk kinerja yang profesional, keterbukaan menciptakan komunikasi yang transparan dan akuntabel, loyalitas mencerminkan kesetiaan kepada institusi, serta ikhlas menumbuhkan pengabdian tanpa pamrih demi bangsa dan negara,” jelasnya.
Irjen Pol. Hengki mengingatkan seluruh personel agar menjalankan tugas sesuai aturan dan tidak melakukan penyimpangan hukum yang dapat mencoreng institusi Polri.
“Seluruh personel harus bekerja sesuai aturan dan tidak melakukan penyimpangan hukum. Jaga integritas dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” tegasnya.
Kapolda Banten juga meminta seluruh anggota untuk selalu mengedepankan sikap humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Jangan sakiti hati masyarakat. Polisi harus hadir memberikan rasa aman dan menjadi pelindung, pengayom serta pelayan masyarakat,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Banten turut menyoroti maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Ia meminta seluruh jajaran meningkatkan patroli, deteksi dini, serta pengungkapan kasus curanmor di wilayah hukum masing-masing.
“Tingkatkan patroli, deteksi dini serta lakukan pengungkapan terhadap para pelaku agar masyarakat merasa aman,” ujarnya.
Menutup arahannya, Irjen Pol. Hengki juga menanggapi isu “pocong palsu” yang sempat beredar di masyarakat. Ia memastikan informasi tersebut tidak benar dan meminta masyarakat tetap tenang serta tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya.
“Masyarakat kami minta tetap tenang, tingkatkan kewaspadaan lingkungan dan jangan mudah menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Jika menemukan aktivitas mencurigakan segera laporkan kepada pihak kepolisian atau melalui layanan call center 110 yang aktif 24 jam,” tutupnya.@Red







