BALI – Korps Sabhara (Korsabhara) Baharkam Polri terus memperkuat standar keamanan sektor pariwisata nasional melalui kegiatan klarifikasi hasil Risk Assessment (penilaian risiko) di sejumlah hotel berbintang di Bali. Hasilnya, empat hotel berhasil meraih predikat Gold (Emas) setelah dinilai memenuhi standar sistem pengamanan yang ditetapkan Polri.
Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, mulai 22 hingga 26 Juni 2026, dipimpin Ketua Tim Klarifikasi Baharkam Polri Kombes Pol. Eduward Pardede, S.I.K., M.H., bersama tim, serta didampingi jajaran Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Bali.
Audit dilakukan melalui pemeriksaan menyeluruh terhadap sistem pengamanan fisik, administrasi, hingga manajemen risiko di masing-masing hotel guna memastikan keamanan objek vital sektor pariwisata berjalan optimal.
Dalam keterangannya, Kombes Pol. Eduward Pardede menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri kepada industri perhotelan agar memiliki sistem keamanan yang semakin profesional.
“Kegiatan ini adalah bentuk dukungan Polri kepada pengusaha perhotelan untuk meningkatkan kualitas pengamanan. Dengan sistem pengamanan yang tangguh, kita dapat menjamin kelangsungan kepariwisataan Bali yang aman dan kondusif guna menyongsong Indonesia Emas,” ujarnya.
Berdasarkan hasil klarifikasi, seluruh hotel yang diperiksa memperoleh predikat Gold dengan nilai memuaskan, yakni Hotel Mercure Nusa Dua sebesar 91,50 persen, Novotel Bali Ngurah Rai Airport 90,23 persen, The Kuta Beach Heritage Hotel 93,73 persen, serta Novotel Bali Nusa Dua 92,97 persen.
Penilaian ditutup melalui kegiatan closing meeting dan penandatanganan Berita Acara Hasil Klarifikasi bersama manajemen hotel.
GM Representative The Kuta Beach Heritage Hotel, Krishna Keninten, mengaku proses audit berlangsung sangat detail, namun memberikan manfaat besar dalam meningkatkan kompetensi personel keamanan hotel.
“Kami sangat bersyukur atas assessment dari Polda Bali serta klarifikasi dari Korsabhara Baharkam Polri. Proses ini memang sangat detail, namun manfaatnya sangat besar bagi peningkatan sistem keamanan kami,” katanya.
Sementara itu, Kasubdit Wisata Ditpamobvit Polda Bali AKBP Fahmi, M.Par., berharap semakin banyak hotel di Bali mengikuti proses penilaian serupa sehingga standar keamanan destinasi wisata Pulau Dewata semakin meningkat.
Menurutnya, capaian predikat Gold yang diraih empat hotel tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi pengelola hotel lainnya untuk terus memperkuat sistem pengamanan demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Melalui kegiatan ini, Baharkam Polri menegaskan komitmennya dalam mendukung Bali sebagai destinasi wisata kelas dunia yang tidak hanya unggul dari sisi keindahan alam dan budaya, tetapi juga memiliki sistem keamanan yang memenuhi standar nasional bahkan internasional.@Red







