KENDARI – PT Antam (Persero) Tbk Unit Bisnis Pertambangan Nikel (UBPN) Konawe Utara berhasil meraih predikat Emas dalam Audit Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) yang dilaksanakan Baharkam Polri. Perusahaan pengelola Objek Vital Nasional (Obvitnas) itu memperoleh nilai 91,88 persen, menandakan implementasi sistem pengamanan telah memenuhi standar tinggi yang ditetapkan Polri.
Predikat tersebut diumumkan usai Tim Audit SMP Baharkam Polri menuntaskan rangkaian audit selama tiga hari yang ditutup di Ruang Rapat Tulip, Hotel Claro Kendari, Kamis (25/6/2026).
Pada hari terakhir, tim auditor melakukan pendalaman terhadap Elemen III mengenai Konfigurasi Pengamanan, Elemen IV tentang Standar Kemampuan Personel Pengamanan, serta Elemen V terkait Monitoring dan Evaluasi. Seluruh hasil penilaian kemudian dituangkan dalam berita acara dan ditetapkan skor akhir sebesar 91,88 persen.
Ketua Tim Audit Baharkam Polri, Kombes Pol. Hamam Wahyudi, S.H., S.I.K., M.H., mengapresiasi komitmen PT Antam UBPN Konawe Utara dalam menerapkan sistem pengamanan yang profesional dan sesuai standar kepolisian.
“Skor 91,88 persen ini merupakan bukti nyata bahwa PT Antam UBPN Konawe Utara sangat serius dalam mengintegrasikan sistem pengamanan yang ketat, terukur, dan sesuai dengan standar kepolisian. Konfigurasi pengamanan dan kemampuan personel di lapangan sudah berjalan dengan sangat baik,” ujarnya.
Sementara itu, General Manager PT Antam Tbk UBPN Konawe Utara, Eko Aditya, menyampaikan rasa syukur atas hasil audit tersebut. Menurutnya, capaian ini menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas pengamanan sebagai pengelola Objek Vital Nasional.
“Hasil audit dan skor 91,88 persen dari Baharkam Polri ini adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi kami. Keamanan lingkungan kerja dan operasional menjadi prioritas utama demi mendukung keberlanjutan industri pertambangan nasional,” katanya.
Audit Sistem Manajemen Pengamanan merupakan bagian dari upaya Polri memastikan setiap Objek Vital Nasional menerapkan standar keamanan yang memadai guna melindungi aset strategis negara, keselamatan pekerja, serta kelangsungan operasional perusahaan.
Penutupan kegiatan ditandai dengan penandatanganan dan penyerahan Berita Acara Hasil Audit, dilanjutkan sesi foto bersama seluruh peserta.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wadir Pamobvit Polda Sulawesi Tenggara AKBP Darmono, Sekretaris Tim Audit Kompol Yuli Astiti, S.H., M.H., beserta anggota tim audit dan jajaran Ditpamobvit Polda Sultra. Hadir pula jajaran manajemen PT Antam UBPN Konawe Utara, termasuk para pejabat bidang HSSE, Security & Asset Protection, serta mitra pengamanan perusahaan.@Red







