PADANG – Sebuah nama dari Sumatera Barat kini tengah membawa harapan besar menuju panggung kenegaraan. Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol M. Reza Chairul Akbar Sidiq, berhasil menembus seleksi nasional dan menjadi salah satu kandidat kuat Komandan Upacara pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara, 17 Agustus 2026.
Bukan sekadar soal berdiri tegap di depan barisan. Di balik seragam dan langkah yang terukur, terdapat proses panjang, disiplin, serta tanggung jawab besar yang harus dijalani.
Kombes Pol Reza kini mengikuti pemusatan latihan intensif di Jakarta bersama prajurit pilihan dari TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara.
Dari delapan peserta yang mengikuti pembinaan di Markas Komando Garnisun, nantinya akan dipilih personel yang dipercaya mengemban tugas sebagai Komandan Upacara Utama, Komandan Upacara Cadangan, serta petugas dalam rangkaian Ziarah Nasional dan Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata.
Bagi Polda Sumbar, capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri. Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, mengatakan keberhasilan Reza menembus seleksi tingkat nasional menunjukkan kualitas perwira dari daerah mampu bersaing dengan personel terbaik lainnya.
“Kami keluarga besar Polda Sumbar sangat bangga atas prestasi yang diraih oleh Bapak Dirlantas. Ini membuktikan bahwa perwira Polri dari daerah memiliki kompetensi dan kualitas yang mampu disejajarkan dengan perwira terbaik lainnya di tingkat nasional untuk tugas-tugas kenegaraan yang prestisius,” ujar Susmelawati, Rabu (12/8/2026).
Polda Sumbar pun memberikan dukungan penuh kepada Reza agar mampu menjalani seluruh tahapan pembinaan dengan maksimal.
“Tentu kita semua berharap beliau dapat diberikan kelancaran dan kesehatan dalam mengikuti seluruh rangkaian latihan, sehingga nantinya menjadi kandidat kuat atau Komandan Upacara Utama. Ini adalah amanah sekaligus kebanggaan bagi masyarakat Sumatera Barat,” tambahnya.
Di tengah ketatnya persaingan, Reza memilih merespons kepercayaan tersebut dengan sederhana.
“Ya, insyaallah. Mohon doanya. Ini amanah besar bagi saya,” ujarnya.
Perjalanan menuju panggung Istana Negara tersebut dimulai sejak 27 Juli 2026. Reza harus melewati sejumlah tahapan, mulai pemeriksaan administrasi, tes kesehatan dan postur, penilaian psikologi hingga latihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB).
Pengalaman dalam tugas kenegaraan sebenarnya bukan sesuatu yang baru bagi alumni Akpol 2003 tersebut. Pada 2011, ia pernah dipercaya mengemban tugas sebagai Dankibarkibraka.
Namun, kesempatan kali ini memiliki bobot berbeda. Jika dipercaya menjadi Komandan Upacara Utama, Reza akan berdiri di hadapan kepala negara dan seluruh peserta upacara pada momentum bersejarah peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Menariknya, di balik persiapan fisik dan mental yang ketat, Reza menyebut ada satu hal sederhana yang menjadi kekuatan utamanya: doa orang tua.
Sebelum berangkat ke Jakarta, ia terlebih dahulu meminta restu kedua orang tuanya.
“Saya pamit dan minta restu orang tua sebelum berangkat. Saya katakan, ‘Bu, Ayah, doakan saya’. Bagi saya, doa orang tua adalah senjata utama,” ungkapnya.
Kini, langkah Kombes Pol Reza masih berada dalam proses seleksi. Namun satu hal telah terukir: seorang perwira dari Sumatera Barat berhasil membawa nama daerahnya hingga ke panggung seleksi tugas kenegaraan paling bergengsi pada momentum HUT Kemerdekaan RI.
Jika takdir dan hasil seleksi berpihak kepadanya, pada 17 Agustus nanti, langkah tegapnya bisa menjadi bagian dari sejarah peringatan kemerdekaan Indonesia.@Red







