POLRI

Bentengi Pelajar dari Bahaya Narkoba, Satresnarkoba Polres Kampar dan BNK Turun ke Sekolah

0
×

Bentengi Pelajar dari Bahaya Narkoba, Satresnarkoba Polres Kampar dan BNK Turun ke Sekolah

Sebarkan artikel ini

KAMPAR – Upaya memerangi penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja terus diperkuat Satresnarkoba Polres Kampar. Bersama Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kampar, jajaran kepolisian menggelar sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di MTSN Desa Sawah, Kecamatan Kampar Utara, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Mushola MTSN Desa Sawah tersebut diikuti sekitar 120 siswa-siswi, kepala sekolah, serta seluruh majelis guru. Edukasi ini menjadi bagian dari langkah nyata membangun generasi muda yang sehat, berprestasi, dan bebas dari ancaman narkoba.

550x300

Hadir dalam kegiatan itu Kaurbinopsnal Satresnarkoba Polres Kampar IPTU Syelfa Endri, S.H., bersama personel Satresnarkoba. Sementara dari BNK Kampar hadir Peni Rahman, S.Pdi, Khairul Azli, Elita Fatma, S.Psi, Indah Febriyenti J, S.Pd, dan Altrizan.

Kasat Resnarkoba Polres Kampar AKP Markus Sinaga melalui IPTU Syelfa Endri menegaskan bahwa sekolah merupakan tempat penting dalam pembentukan karakter generasi muda sehingga harus dijaga dari pengaruh narkotika.

“Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkoba. Pemahaman tentang bahaya narkotika harus diberikan sejak dini agar anak-anak tidak mudah terjerumus,” ujar IPTU Syelfa Endri.

Ia menambahkan, sinergi bersama BNK Kampar menjadi langkah strategis untuk memberikan pemahaman secara menyeluruh, mulai dari dampak kesehatan, psikologis, hingga konsekuensi hukum bagi pelaku penyalahgunaan narkotika.

“Kita ingin seluruh elemen sekolah, baik guru maupun siswa, ikut membangun benteng perlindungan terhadap narkoba,” tambahnya.

Dalam sesi penyuluhan, narasumber BNK Kampar Elita Fatma, S.Psi memaparkan berbagai dampak buruk narkotika terhadap kesehatan fisik dan mental remaja. Ia menjelaskan bahwa narkotika dapat merusak perkembangan otak, menghambat masa depan, hingga menghancurkan potensi generasi muda.

“Anak muda adalah harapan bangsa. Karena itu, jauhi narkoba demi masa depan diri sendiri, keluarga, dan negara,” tegasnya di hadapan para siswa.

Kepala Sekolah MTSN Desa Sawah Drs. H. Abu Bakar D, M.Pd menyampaikan apresiasi atas kegiatan edukasi tersebut. Menurutnya, penyuluhan seperti ini sangat penting dalam mendukung pembinaan karakter dan pengawasan terhadap siswa.

“Kami siap berperan aktif memberikan pengawasan dan edukasi kepada siswa serta bekerja sama dengan orang tua agar anak-anak tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.

Antusiasme juga terlihat dari para siswa yang mengikuti kegiatan. Salah seorang siswa kelas VIII mengaku kini lebih memahami dampak buruk narkoba setelah mendapatkan penjelasan langsung dari narasumber.

“Saya jadi tahu betapa bahayanya narkoba dan akan menjauhinya. Saya juga ingin mengingatkan teman-teman agar tidak mencoba narkoba,” katanya.

Di akhir kegiatan, para guru juga diajak lebih peka terhadap tanda-tanda awal penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah. Seluruh peserta diimbau menjadi agen perubahan dalam menyebarkan pesan anti narkoba di tengah masyarakat.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan mendapat sambutan positif dari pihak sekolah maupun peserta. Satresnarkoba Polres Kampar memastikan program sosialisasi serupa akan terus dilakukan di berbagai sekolah sebagai bagian dari upaya memutus mata rantai peredaran narkoba sejak dini.@Tgk Zunet

error: mediapolri.id