KELILA – Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI–PNG Yonif 645/Gardatama Yudha (GTY) Pos Kelila terus mempererat hubungan dengan masyarakat melalui kegiatan teritorial. Kali ini, personel Pos Kelila melaksanakan anjangsana ke kediaman tokoh adat dan Lurah Kelila, Selasa (30/6/2026).
Kegiatan dipimpin langsung oleh Danpos Kelila, Letda Inf Danang Prasetyo, bersama 10 personel Pos Kelila. Anjangsana dilakukan sebagai upaya memperkuat komunikasi dan sinergi antara TNI dengan tokoh adat serta pemerintah setempat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah perbatasan.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan Satgas bersilaturahmi dengan Kepala Suku Kelila, Walinggen Kogoya, dan Lurah Kelila, Rondi Pagawa. Selain berdialog, Satgas juga menyerahkan bantuan sembako kepada Kepala Suku sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat di wilayah binaan.
Kepala Suku Kelila, Walinggen Kogoya, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan personel Satgas Yonif 645/GTY.
“Kami berterima kasih atas kunjungan dan perhatian dari Bapak-bapak TNI Pos Kelila. Semoga TNI selalu dekat dengan masyarakat,” ujarnya.
Senada dengan itu, Lurah Kelila, Rondi Pagawa, menilai kegiatan anjangsana mampu mempererat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat.
“Anjangsana seperti ini membuat kami merasa aman dan diperhatikan. Hubungan TNI dengan masyarakat di Kelila sudah seperti keluarga,” katanya.
Sementara itu, Letda Inf Danang Prasetyo menegaskan bahwa kegiatan anjangsana akan terus dilakukan sebagai bagian dari pembinaan teritorial sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Tokoh adat dan tokoh masyarakat merupakan panutan warga. Dengan terus bersinergi, kita dapat bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kedamaian di wilayah perbatasan,” tegasnya.
Melalui kegiatan tersebut, Satgas Yonif 645/GTY berharap hubungan harmonis antara TNI, pemerintah, tokoh adat, dan masyarakat terus terjalin sehingga tercipta situasi yang aman, kondusif, dan penuh kebersamaan di wilayah perbatasan RI–PNG.@Pedi







