GIANYAR – Kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat terus ditunjukkan jajaran Polsek Ubud melalui pengamanan kegiatan pengumuman kelulusan siswa-siswi SMP Negeri 2 Ubud yang berlangsung di halaman sekolah, Desa Singakerta, Kecamatan Ubud, Selasa (2/6/2026).
Pengamanan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Singakerta, Aiptu I Made Widastra, guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif sekaligus mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas pasca pengumuman kelulusan.
Dalam kegiatan tersebut tercatat sebanyak 280 siswa kelas IX yang terdiri dari 141 siswa laki-laki dan 139 siswa perempuan dinyatakan lulus 100 persen. Acara kelulusan mengusung tema “Nandurin Karang Awak” dengan penanggung jawab Kepala SMP Negeri 2 Ubud, I Wayan Sudilah, S.Pd., M.AP.
Usai pengumuman, Aiptu I Made Widastra memberikan imbauan kepada para siswa agar tidak melakukan konvoi kendaraan maupun aksi yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
“Kami mengingatkan agar siswa tidak melakukan konvoi saat merayakan kelulusan. Selain itu, mereka juga diimbau tidak mengendarai sepeda motor karena sebagian besar belum memiliki SIM dan belum cukup umur untuk berkendara,” ujarnya.
Kapolsek Ubud, Kompol I Wayan Putra Antara, S.Pd., M.H., mengatakan bahwa keterlibatan personel Bhabinkamtibmas dalam setiap kegiatan masyarakat merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Ubud.
Menurutnya, pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi berbagai potensi kerawanan yang kerap muncul saat momen kelulusan sekolah, seperti aksi corat-coret, konvoi kendaraan, hingga perilaku ugal-ugalan di jalan raya yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.
“Kami terus bersinergi dengan pihak sekolah dan masyarakat untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan pasca kelulusan. Sejak pagi, Bhabinkamtibmas telah memberikan edukasi dan imbauan secara langsung kepada para siswa agar merayakan kelulusan dengan cara yang positif dan tidak melanggar aturan,” jelas Kapolsek.
Selain mencegah konvoi, pihak kepolisian juga mengingatkan siswa agar tidak terlibat dalam kegiatan negatif seperti pesta minuman keras maupun bentuk euforia berlebihan yang dapat menimbulkan dampak buruk bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar.
Dengan kehadiran polisi di tengah kegiatan kelulusan, diharapkan para siswa dapat merayakan keberhasilan mereka secara bijak, aman, dan penuh rasa syukur tanpa mengganggu ketertiban umum maupun membahayakan keselamatan di jalan raya.@Red







