BANDUNG – Dalam rangka Operasi Keselamatan Lodaya 2026, Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol. Dr. Budi Sartono S.I.K., M.Si., M.Han., melalui Wakapolrestabes AKBP Dr. Dedi Wahyudi S.Sos., S.I.K., M.H., M.I.K.,a memimpin Apel Gelar Pasukan, yang digelar di Polrestabes Bandung, Senin (2/2/2026).
Operasi Keselamatan Lodaya tahun 2026 ini, mengusung tema “Melalui Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Polrestabes Bandung dalam rangka terwujudnya Kamseltibcarlantas yang aman, nyaman, dan selamat menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026”.
Apel Gelar Pasukan ini dilaksanakan, sebagai bentuk pengecekan kesiapan personel dan sarana prasarana sebelum pelaksanaan operasi keselamatan lalu lintas di wilayah hukum Polrestabes Bandung.
Dalam amanatnya, Wakapolrestabes Bandung menyampaikan bahwa Operasi Keselamatan Lodaya 2026 dilaksanakan berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dengan tujuan menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang aman dan kondusif.
”Operasi ini mengedepankan langkah preemtif dan preventif, didukung penegakan hukum lalu lintas secara elektronik melalui ETLE statis dan mobile/handheld, serta pemberian teguran yang humanis, guna meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas,” terangnya.
Operasi Keselamatan Lodaya 2026, kata AKBP Dedi Wahyudi, akan dilaksanakan selama 14 hari, terhitung mulai 02 Februari hingga 15 Februari 2026, secara serentak di wilayah hukum Polda Jawa Barat.
Sebanyak 210 personel dilibatkan dalam operasi ini untuk mengantisipasi potensi gangguan, ambang gangguan, dan gangguan nyata yang dapat menyebabkan kemacetan, pelanggaran, serta kecelakaan lalu lintas.
Menutup amanatnya, AKBP Dedi menekankan kepada seluruh personel agar selalu mengutamakan keselamatan, melaksanakan edukasi tertib berlalu lintas kepada masyarakat, menghindari sikap arogan dan tindakan kontraproduktif, serta meningkatkan fungsi pengawasan dan pengendalian di lapangan.
“Melalui Operasi Keselamatan Lodaya 2026, situasi lalu lintas di Kota Bandung dapat terjaga aman, tertib, dan kondusif,” pungkas AKBP Dr. Dedi Wahyudi S.Sos., S.I.K., M.H., M.I.K.
Dikesempatan ini dihadiri oleh Pejabat Utama (PJU) Polrestabes Bandung, Perwira Menengah dan Pertama (Pama) Polrestabes Bandung, Bintara Polrestabes Bandung, ASN Polrestabes Bandung, serta unsur terkait lainnya yakni PM Pomdam III/Siliwangi, Dinas Perhubungan Kota Bandung, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung, sebagai wujud sinergitas antarinstansi dalam mendukung pelaksanaan Operasi Keselamatan Lodaya 2026.
@red







