System Maintenance Media Polri
Saat ini server mediapolri.id sedang dalam proses maintenance dan perbaikan sistem untuk meningkatkan stabilitas, keamanan, serta kualitas layanan. Selama proses perbaikan berlangsung, beberapa layanan atau akses website mungkin mengalami gangguan sementara. Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Tim teknis sedang melakukan perbaikan dan akan mengembalikan layanan secepat mungkin. Terima kasih atas kesabarannya. mediapolri.id – Profesional & Terpercaya.
Nasional

Tingkatkan Kepercayaan Diri, Polres Klungkung Gelar Pelatihan Public Speaking bagi Personel

0
×

Tingkatkan Kepercayaan Diri, Polres Klungkung Gelar Pelatihan Public Speaking bagi Personel

Sebarkan artikel ini

KLUNGKUNG – Dalam rangka meningkatkan kemampuan komunikasi personel dalam melaksanakan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat, Polres Klungkung menggelar Pelatihan Peningkatan Kemampuan (Katpuan) Public Speaking bagi personel Bhabinkamtibmas, Intelijen dan Reskrim jajaran Polres Klungkung.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat (28/8/2026) bertempat di Aula Jalaga Dharma Pandhapa (JDP) Polres Klungkung. Kegiatan dihadiri oleh Wakapolres Klungkung Kompol I Made Ariawan P., S.H., Kabag SDM Polres Klungkung Kompol I Wayan Sujana, S.H., M.M., narasumber eksternal Nyoman Santi Diantini dari Srinadi FM, serta 50 personel yang terdiri dari Bhabinkamtibmas, anggota Intelijen dan Reskrim.

550x300

Pelatihan menghadirkan materi public speaking yang dikemas secara interaktif, tidak hanya melalui penyampaian teori, tetapi juga dilengkapi dengan simulasi dan praktik langsung. Hal tersebut bertujuan agar personel mampu menerapkan teknik komunikasi secara efektif dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

Dalam penyampaian materi, narasumber menjelaskan berbagai teknik dalam menyampaikan pesan, mulai dari menghindari gaya komunikasi yang terlalu keras atau terkesan memerintah, penyampaian yang datar tanpa ekspresi, hingga membangun cara berbicara yang tenang, ramah dan mampu mengajak lawan bicara.

Selain itu, personel diberikan pemahaman mengenai berbagai kekhawatiran yang sering muncul ketika berbicara di depan orang lain, seperti takut salah, takut dinilai, takut lupa maupun takut tidak didengar. Peserta juga diberikan langkah-langkah untuk mengatasi rasa gugup dengan cara memusatkan perhatian pada pesan yang akan disampaikan secara sistematis.

Narasumber Nyoman Santi Diantini juga menekankan pentingnya mengubah pola pikir atau mindset sebelum berbicara, dengan berorientasi pada penyampaian informasi yang bermanfaat, memahami pesan yang akan disampaikan serta membangun kepercayaan dengan lawan bicara.

“Percaya diri itu dibangun, bukan ditunggu,” menjadi salah satu poin penting yang disampaikan dalam pelatihan tersebut, sekaligus mendorong personel untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan komunikasi.

Dalam sesi lainnya, peserta diberikan teknik berbicara agar tidak mengalami blank saat menyampaikan informasi. Termasuk teknik berbicara ala penyiar radio, dengan memperhatikan volume suara agar terdengar jelas, artikulasi yang tepat, intonasi yang tidak monoton, tempo bicara yang tidak terlalu cepat maupun lambat, serta penggunaan jeda untuk memberikan kesempatan kepada pendengar memahami pesan yang disampaikan.

Pelatihan juga membahas pentingnya penggunaan bahasa tubuh (body language) dalam berkomunikasi sebagai bagian dari upaya membangun kepercayaan dan menciptakan komunikasi yang lebih efektif.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan adanya simulasi dan praktik langsung dari para peserta. Melalui pelatihan ini, diharapkan kemampuan public speaking personel semakin meningkat sehingga mampu menyampaikan informasi dan berkomunikasi dengan masyarakat secara lebih jelas, humanis, percaya diri dan profesional.@Red