Indramayu – Polres Indramayu bersama Polsek Kedokan Bunder dan Kodim 0616/Indramayu mengamankan sekaligus memberikan pelayanan kepada aksi unjuk rasa warga Desa Dukuh Jeruk, Kecamatan Kedokan Bunder, yang menyampaikan aspirasi kepada PT Pertamina Gas, Selasa (28/7/2026).
Ratusan personel gabungan diterjunkan untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Aparat melakukan pengamanan, penyekatan arus lalu lintas, serta mengawal massa hingga proses audiensi dengan pihak perusahaan dapat terlaksana.
Audiensi berlangsung dengan melibatkan lima perwakilan warga, termasuk Kepala Desa Dukuh Jeruk, Rustitin, A.Md. Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar empat jam itu, warga menyampaikan tuntutan agar jalan Tranglen yang mengalami kerusakan segera diperbaiki melalui pembangunan atau pengecoran.
Menurut hasil audiensi, PT Pertamina Gas menyatakan siap melakukan perbaikan jalan melalui mekanisme pengerasan serta penambalan pada titik-titik yang berlubang. Perusahaan menjelaskan bahwa pengecoran belum dapat dilakukan karena menyesuaikan regulasi dan karakteristik jalur yang kerap dilintasi kendaraan bertonase berat.
Salah seorang perwakilan warga, Badruddin, mengatakan aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat yang menggunakan akses jalan tersebut setiap hari.
“Kami berharap PT Pertamina Gas segera memperbaiki jalan di Blok Tranglen karena kondisinya rusak parah dan membahayakan pengguna jalan,” ujarnya.
Meski tuntutan belum sepenuhnya dipenuhi, warga mengapresiasi adanya komitmen perusahaan untuk segera melakukan perbaikan sesuai mekanisme yang memungkinkan.
Selama berlangsungnya aksi hingga audiensi selesai, situasi tetap berjalan aman dan kondusif berkat pengamanan serta pelayanan yang diberikan aparat kepolisian bersama TNI. Hingga berita ini ditulis, pihak PT Pertamina Gas belum memberikan keterangan resmi kepada awak media terkait hasil audiensi tersebut.@Jarot







