POLRI

Polisi Masuk Kelas, Tanamkan Semangat Anti-Bullying kepada Siswa SD di Ubud

0
×

Polisi Masuk Kelas, Tanamkan Semangat Anti-Bullying kepada Siswa SD di Ubud

Sebarkan artikel ini

GIANYAR – Suasana belajar di SD Negeri 4 Singakerta, Kecamatan Ubud, Kamis (16/7/2026), tampak berbeda. Bukan hanya guru yang memberikan pelajaran, tetapi juga anggota Polri yang hadir untuk mengajak para siswa memahami pentingnya menghentikan perundungan atau bullying sejak usia dini.

Bhabinkamtibmas Desa Singakerta Polsek Ubud, Aiptu I Made Widastra, bersama Panit 1 Binmas Aiptu I Gusti Ngurah Wirasuta memberikan edukasi langsung kepada para siswa mengenai bahaya bullying, dampaknya terhadap korban, serta pentingnya membangun budaya saling menghormati dan menyayangi di lingkungan sekolah.

550x300

Melalui penyampaian yang ringan dan mudah dipahami anak-anak, kedua personel Polri mengajak siswa menjadikan sekolah sebagai tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan untuk belajar maupun bermain.

Aiptu I Made Widastra menjelaskan bahwa hingga saat ini tidak ditemukan kasus bullying yang menonjol di SD Negeri 4 Singakerta. Meski demikian, edukasi sejak dini dinilai penting agar anak-anak mampu membedakan antara bercanda dan tindakan yang dapat menyakiti teman.

“Anak-anak harus belajar saling menghargai, saling memaafkan, dan tidak menyakiti teman, baik melalui perkataan maupun perbuatan. Sekolah harus menjadi tempat yang membuat mereka merasa aman dan bahagia,” ujarnya.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Kepala SD Negeri 4 Singakerta, Kadek Masayuh Ratih, S.Pd., mengapresiasi kehadiran Polri yang memberikan edukasi langsung kepada para siswa sebagai upaya membangun karakter sekaligus mencegah perundungan di lingkungan pendidikan.

Menurutnya, kolaborasi antara sekolah dan kepolisian menjadi langkah strategis dalam menciptakan lingkungan belajar yang ramah anak serta membentuk generasi yang peduli, menghormati sesama, dan berani menolak segala bentuk bullying.

Melalui kegiatan ini, Polsek Ubud menunjukkan bahwa kehadiran Polri tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga aktif membangun karakter generasi muda melalui edukasi dan pendekatan humanis di lingkungan sekolah.@ Tgk Zunet

error: mediapolri.id