System Maintenance Media Polri
Saat ini server mediapolri.id sedang dalam proses maintenance dan perbaikan sistem untuk meningkatkan stabilitas, keamanan, serta kualitas layanan. Selama proses perbaikan berlangsung, beberapa layanan atau akses website mungkin mengalami gangguan sementara. Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Tim teknis sedang melakukan perbaikan dan akan mengembalikan layanan secepat mungkin. Terima kasih atas kesabarannya. mediapolri.id – Profesional & Terpercaya.
POLRI

Perkuat Aset Strategis Negara, Ditpamobvit Polri dan PT Timah Teken PKT SMP

0
×

Perkuat Aset Strategis Negara, Ditpamobvit Polri dan PT Timah Teken PKT SMP

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Direktorat Pengamanan Obyek Vital (Ditpamobvit) Korsabhara Baharkam Polri bersama PT Timah Tbk memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan aset strategis negara. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Teknis (PKT) tentang Penerapan Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) Obyek Vital Nasional.

Penandatanganan PKT berlangsung di Kantor Perwakilan Jakarta PT Timah Tbk, Jalan Medan Merdeka Timur Nomor 15, Jakarta Pusat, Senin (24/8/2026).

550x300

Kegiatan tersebut dihadiri Dirpamobvit Korsabhara Baharkam Polri Brigjen Pol Dr. M. Syahduddi, S.I.K., M.Si. dan Direktur Utama PT Timah Tbk Restu Widiyantoro. Turut hadir Kasubdit Audit Sispamobvitnas Kombes Pol Hamam Wahyudi, S.H., S.I.K., M.H., serta jajaran direksi PT Timah Tbk.

Direktur Utama PT Timah Tbk Restu Widiyantoro menyampaikan apresiasi atas dukungan Polri dalam menjaga keamanan operasional perusahaan, khususnya di wilayah Bangka Belitung.

“Kami sangat bersyukur atas dukungan pengamanan dari Polri. PKT ini mempertegas komitmen kami. Kami juga berharap Polri dapat menjadi mitra strategis yang mengingatkan manajemen jika ada potensi operasional yang melenceng dari ketentuan hukum,” ujar Restu.

Sementara itu, Brigjen Pol Syahduddi menegaskan bahwa Sistem Manajemen Pengamanan tidak semestinya dipandang sebagai beban biaya perusahaan. Menurutnya, sistem tersebut merupakan investasi strategis untuk menjamin keberlangsungan operasional dan bisnis.

“Sistem Manajemen Pengamanan tidak boleh dipandang sebagai cost atau beban biaya. Ini adalah investasi strategis demi keberlangsungan bisnis. Keamanan bukan hanya tanggung jawab Satpam, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen perusahaan dari pimpinan hingga staf,” tegasnya.

Ia juga mendorong perubahan paradigma pengamanan dari pola reaktif menuju pendekatan preventif dan prediktif. Melalui pola tersebut, potensi ancaman terhadap Obyek Vital Nasional diharapkan dapat diidentifikasi dan dimitigasi sebelum berkembang menjadi gangguan.

PKT tersebut merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman Kementerian BUMN dan Polri Tahun 2020 serta Perjanjian Kerja Sama Group MIND ID pada 11 September 2025. Penerapannya juga mengacu pada sejumlah regulasi terkait pengamanan Obyek Vital Nasional dan Sistem Manajemen Pengamanan.

Dari enam anak perusahaan MIND ID, saat ini tiga perusahaan disebut telah tersertifikasi SMP, yakni PT Aneka Tambang, PT Bukit Asam, dan PT Inalum. Polri selanjutnya mendorong PT Timah Tbk bersama PT Vale Indonesia dan PT Freeport Indonesia untuk segera memenuhi standar sertifikasi tersebut.

Melalui penandatanganan PKT ini, Ditpamobvit Polri dan PT Timah Tbk menegaskan komitmen untuk membangun sistem pengamanan yang lebih terintegrasi, sekaligus memastikan kegiatan operasional perusahaan berlangsung aman, tertib, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.@Red