POLRI

Kapolres Jembrana Bersama Forkopimda Menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2023 Kab. Jembrana

0
×

Kapolres Jembrana Bersama Forkopimda Menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2023 Kab. Jembrana

Sebarkan artikel ini

JEMBRANA – Polres Jembrana, Kamis (1/6/2023) pukul 08.00 Wita, bertempat di Stadion Pecangakan, Kel. Dauhwaru, Kec./Kab. Jembrana telah dilaksanakan kegiatan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2023, dengan tema ” Gotong Royong Membangun Peradaban dan Pertumbuhan Global”, yang dipimpon I Gede Ngurah Patriana Krisna, S.T., M.T. selaku irup.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kab. Jembrana (Ni Made Sri Sutarmi, S.M.),
Dandim 1617/Jembrana (Letkol Inf Teguh Dwi Raharja, S.Sos) beserta ibu.,
Kapolres Jembrana (AKBP I Dewa Gde Juliana, S.H., S.I.K., M.I.K.) beserta ibu.
Kajari Jembrana diwakili oleh Kasi Datun (I Kadek Wahyudi Ardika, S.H., M.H).
Ketua Pengadilan Negeri Negara (Ni Wayan Wirawati, S.H, M.Si).
Danyonif Mekanisme 741/GN diwakili Wadan Yonmekanis 741/GN (Kapten Inf Jimat Suryo Utomo, S.S Than).
Danyon Brimob Detasemen C Gilimanuk diwakili Ps. Wadanyon C Pelopor (AKP Gede Sukadana, S.H.).
Sekda Kab. Jembrana (Drs. I Made Budiasa).
Para Asisten Sekda Kab. Jembrana.
Para Staf Ahli Bupati Jembrana.
Para OPD Kab. Jembrana.
Para Perwira Kodim 1617/Jembrana.
Para Perwira Polres Jembrana.
Anggota DPRD Kab. Jembrana.
Camat se-Kab. Jembrana.
Ketua PKK Kab. Jembrana beserta anggota.

Yang diikuti Peleton Kodim 1617/Jembrana,Peleton Yonif Mekanis 741/GN,Peleton Brimob Yon C Pelopor Gilimanuk,Peleton Polres Jembrana , Peleton Sat Pol PP Kab. Jembrana,Peleton BPBD Kab. Jembrana, Kompi PGRI Kab. Jembrana,Kompi KORPRI Kab. Jembrana, Kompi PKS (Patroli Keamanan Sekolah) Siswa siswi SMA dan SMP Kab. Jembrana Kompi Siswa-siswi Pramuka SMA Kab. Jembrana Kompi Siswa-siswi SMA Kab. Jembrana Kompi Gabungan Siswa-siswi Pramuka SMP dan SD Kab. Jembrana, dengan jumlah keseluruhan sekitar 800 orang.

Bupati Jembrana yang dibacakan oleh Wakil Bupati Jembrana dalam sambutannya menyampaikan ,Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena pada pagi hari ini, kita dapat berkumpul menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila dalam keadaan sehat serta penuh semangat. Upacara ini meneguhkan komitmen kita agar lebih mendalami, menghayati dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai pedoman hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Tepat tujuh puluh delapan tahun lalu, yaitu tanggal 1 Juni 1945, di depan sidang Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), Bung Karno menyampaikan pandangannya tentang pondasi dasar Indonesia Merdeka yang beliau sebut dengan istilah Pancasila sebagai dasar filosofis dan pandangan hidup bagi Bangsa Indonesia.

Selama kurun waktu perjalanan bangsa, Pancasila telah mengalami berbagai ujian dan dinamika sejarah sistem politik. Di setiap jaman, Pancasila harus melewati alur dialektika peradaban yang menguji ketangguhannya sebagai dasar filosofis Bangsa Indonesia yang terus berkembang.

Memasuki era reformasi, kita menyambut gembira munculnya gelombang demokratisasi di berbagai bidang. Namun seiring dengan perjalanan kehidupan demokrasi tersebut, Pancasila seolah hilang dari memori kolektif bangsa. Kehidupan berbangsa dan bernegara kita sedang mengalami tantangan. Ke- bhineka-an kita sedang diuji. Saat ini muncul pandangan dan tindakan yang mengancam ke- bhinneka-an dan ke Ika- an kita. Di sisi lain ada sikap tidak toleran yang ingin mengusung ideologi selain Pancasila. Masalah ini semakin mencemaskan penyalahgunaan media tatkala sosial diperparah yang oleh banyak menggaungkan berita-berita fitnah dan kebohongan atau HOAX.

Peringatan Hari Lahir Pancasila kali ini mengambil tema: “Gotong Royong Membangun Peradaban dan Pertumbuhan Global “. Tema ini mengandung ajakan agar kita sadar bahwa kodrat bangsa Indonesia adalah keberagaman. Oleh karena itu Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2023 ini dijadikan momentum untuk bergotong royong membangun Peradaban dan Pertumbuhan global. Pancasila menjadi energi bagi Bangsa Indonesia sebagai episentrum Pertumbuhan Ekonomi untuk kemakmuran Rakyat Indonesia dan Dunia. Berbagai etnis, bahasa, adat istiadat, agama, kepercayaan dan golongan bersatu padu membentuk Indonesia. Itulah Bhinneka Tunggal Ika.

Masih ingatkah dengan pesan Founding Father kita, Bung Karno ” Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri “.

Karena itu, kita perlu belajar dan berkaca dari pengalaman tragis negara lain yang dihantui oleh radikalisme, konflik sosial, terorisme dan perang saudara. Dengan Pancasila dan UUD 1945 dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika, kita bisa terhindar dari masalah tersebut. Kita bisa hidup rukun dan bergotong royong untuk memajukan negeri. Dengan Pancasila, Indonesia adalah harapan dan rujukan masyarakat internasional untuk membangun Peradaban dunia yang damai, ditengah-tengah arus globalisasi.

Tidak ada pilihan lain, kecuali seluruh anak bangsa harus menyatukan hati, pikiran dan tenaga untuk persatuan dan persaudaraan, melemahnya keteladanan dari tokoh tokoh ditengah – mulai tokoh politik, tokoh pemerintah maupun tokoh masyarakat dan agama.

Tidak ada pilihan lain, kecuali kita harus kembali ke jatidiri sebagai bangsa yang santun, berjiwa gotong royong dan menjunjung tinggi toleransi sesuai dengan Adat Budaya masing-masing.

Tidak ada pilihan lain kecuali kita harus memperkokoh inklusi ( kerukunan ) sosial ditengah kontestasi nilai ( ideologi) dan kepentingan yang mengarah kepada menguatnya kecenderungan politisasi identitas, sehingga menjadikan Indonesia bangsa yang adil, makmur dan bermartabat di mata internasional.

Untuk itu pada kesempatan ini, saya mengajak peran aktif para ulama, pendeta, pastor, bhiksu, pedanda, tokoh masyarakat Jembrana, pendidik, pelaku seni dan budaya, pelaku media, jajaran birokrasi, TNI dan Polri serta seluruh komponen masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dalam keberagaman berdasarkan Pancasila. Pemahaman dan pengamalan Pancasila bernegara dalam bermasyarakat, berbangsa dan harus terus ditingkatkan. Ceramah keagamaan, materi pendidikan, fokus pemberitaan dan perdebatan di media sosial haruslah menjadi bagian dalam pendalaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila dan bukan sebaliknya, saling tuding serta saling menghujat, demi keuntungan dan memenangkan kelompoknya masing-masing.

Disamping itu, tak lupa Saya Ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi tingginya kepada seluruh masyarakat dan semua pihak yang telah berperan aktif dan berpartisipasi dalam berbagai bidang untuk membangun dan mengharumkan Kabupaten Jembrana yang kita cintai ini. Selanjutnya mari kita bersama-sama bulatkan tekad untuk tetap satukan pikiran dan semangat dalam bekerja dan guna membangun Jembrana menuju berkarya “Jembrana Emas 2026″

Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini, dengan harapan api semangat Lahirnya semangat gotong Pancasila royong kita mampu dalam menjiwai mengisi kemerdekaan bangsa pada umumnya dan kebahagian masyarakat Jembrana khususnya.” Demikian sambuyan Bupati Jembrana dalam peringatan Hari Lahirnya Pancasila di lapangan Stadion Pecangakan Kab Jembrana,Kamis (1/6)

Selesai Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2023 dilanjutkan dengan pelantikan Patroli Keamanan Sekolah (PKS) Polres Jembrana oleh Wakil Bupati Jembrana dan Kapolres Jembrana yang di dampingi Forkopimda Kab. Jembrana ditandai dengan pemasangan rompi PKS dan Topi serta penyerahan piagam dan trophy kepada pemenang lomba Nyurat Lontar tingkat SMP dan lomba perpustakaan SMP tingkat Kab. Jembrana serta dilanjutkan dengan Parade Patroli Keamanan Sekolah (PKS) Polres Jembrana.