Nasional

Kapolres Badung Jumat Curhat Bersama Media

1
×

Kapolres Badung Jumat Curhat Bersama Media

Sebarkan artikel ini

POLRES BADUNG – Guna antisipasi berita hoax menjelang Pemilu 2024, Kapolres Badung AKBP Teguh Priyo Wasono, SIK undang awak media dalam acara Jumat Curhat di Warung Rindu Banjar Denkayu Baleran, Desa Werdi Bhuana, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali. Jumat, (11/8/2023) pagi 10.30 Wita.

Kapolres Badung mengatakan Jumat Curhat ini dalam rangka menampung segala aspirasi dan keluhan dari masyarakat yang nantinya akan dijadikan bahan untuk mengevaluasi tugas-tugas Polri terutama Polres Badung kedepannya serta memberikan upaya penyelesaian/solusi setiap permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat dan mengajak masyarakat bersama-sama menjaga Kamtibmas.

“Ini adalah gagas dari Mabes Polri untuk setiap hari Jumat melaksanakan Jumat Curhat, dengan harapan melalui Jumat curhat ini bisa meningkatkan silahturahmi kami, simakrama dengan warga dan seluruh lapisan masyarakat termasuk awak media di berbagai tempat, sehingga komunikasi bisa semakin lancar dengan masyarakat dan berita hoax lebih cepat bisa diantisipasi,” Imbuhnya.

“Kita selalu bersinergi dengan awak media dalam menampung keluhan masyarakat. Karena media sosial sekarang ini sangat cepat tahu informasi daripada masyarakat pada umumnya. Dengan cepatnya informasi kita bisa lebih cepat melakukan tindakan,” Terangnya.

Beliau mengajak awak media, agar bersama-sama melakukan pengawasan, pemantauan, pemberitaan, dan penayangan informasi/iklan terkait dengan pelaksanaan Pemilu 2024. Menurut Kapolres informasi hoaks terkait Pemilu merupakan salah satu hal yang perlu mendapat perhatian semua pihak.

“Tugas utama kami yakni mengamankan seluruh tahapan pemilu hingga selesai. Harapannya tentu saja agar pemilu berjalan lancar, aman, dan sukses,” Katanya.

Lanjut Kapolres Badung dalam kesempatan tersebut juga meminta informasi Narkoba, karena dalam rentan waktu beberapa hari saja yaitu dari tgl 6 Juli hingga 5 Agustus 2023, pihaknya sudah mengamankan pelaku Narkoba sebanyak 25 tersangka dalam 17 kasus. Artinya masih ada pelaku-pelaku narkoba di wilayahnya.

“Saya minta informasinya ya, kita tidak pernah kompromi dengan Narkoba, pasti kita tindak tegas,” Ujarnya.

Kemudian terkait kemacetan di wilayah Polres Badung sudah ditindak lanjuti, dan sudah dilakukan upaya untuk mengatur arus lalu lintas.

“Kita sudah upayakan dengan rekayasa lalu lintas, namun volume kendaraan tidak sebanding dengan luas jalan, sehingga kemacetan masih ada, namun tidak stak (tidak bergerak) tetap bergerak itupun hanya terjadi pada jam-jam tertentu,” Katanya di lanjutkan dengan obrolan santai.@red