POLRI

Kampung Narkoba di Sumut Digerebek BNN, Sita Sabu hingga Ratusan Juta Rupiah

0
×

Kampung Narkoba di Sumut Digerebek BNN, Sita Sabu hingga Ratusan Juta Rupiah

Sebarkan artikel ini

SUMUT – Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar Operasi Saber Bersinar 2026 di kawasan yang disebut sebagai “Kampung Narkoba” di Lorong 6, Kelurahan Aek Kanopan Timur, Kabupaten Labuhan Batu Utara, Sumatera Utara, Rabu (13/5). Operasi ini dilakukan bersama Polri sebagai bentuk sinergi dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah rawan.

Operasi tersebut merupakan respons cepat atas laporan masyarakat yang resah dengan aktivitas mencurigakan di kawasan itu. Petugas menyasar sejumlah lapak dan rumah yang diduga menjadi pusat transaksi narkoba yang telah lama beroperasi secara terselubung.

550x300

Dari hasil penyelidikan, wilayah tersebut diduga berada di bawah kendali jaringan berinisial W yang mengatur aktivitas peredaran di sejumlah titik.

Dalam penggerebekan itu, petugas mengamankan tujuh orang berinisial RTM, S, AR, ANS, AHP, T, dan A yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.

Para terduga pelaku saat ini telah diamankan sementara di Polsek Kuala Hulu untuk menjalani pemeriksaan awal sebelum proses hukum lebih lanjut oleh BNN.

Selain itu, petugas juga menyita barang bukti berupa sabu seberat sekitar 10 gram, 46 alat hisap (bong), timbangan digital, telepon genggam, kartu ATM, buku tabungan, dokumen kendaraan, serta uang tunai sekitar Rp188 juta yang diduga hasil dari aktivitas ilegal tersebut.

Menariknya, sejumlah warga sekitar mengaku sempat mengira lokasi tersebut hanya permukiman biasa, hingga akhirnya terungkap sebagai salah satu titik peredaran narkoba yang cukup aktif di wilayah tersebut.

BNN menegaskan operasi ini menjadi bukti komitmen negara dalam merespons cepat laporan masyarakat serta mempersempit ruang gerak jaringan narkotika di daerah rawan.

Operasi ini juga menjadi pengingat bahwa peredaran narkoba kerap bersembunyi di balik aktivitas sehari-hari yang tampak normal, sebelum akhirnya terbongkar lewat kerja sama aparat dan masyarakat.@Red

error: mediapolri.id