Nasional

Disperdagin Kabupaten Cirebon Bakal Revitalisasi Pasar Jamblang dan Pasar Windujaya

×

Disperdagin Kabupaten Cirebon Bakal Revitalisasi Pasar Jamblang dan Pasar Windujaya

Share this article

CIREBON- Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Cirebon bakal merevitalisasi dua pasar yang ada di Kabupaten Cirebon.

Kedua pasar tersebut yaitu, Pasar Jamblang, Kecamatan Depok, dan Pasar Windujaya, Kecamatan Sedong.

Revitalisasi/pembangunan kedua pasar tersebut dilakukan dengan meningkatkan fungsi pasar sebagai sarana perdagangan rakyat sehingga menjadi bangunan yang aman, nyaman, bersih, tertata, dan lebih estetis (tidak kumuh).

Kepala Bidang Sarana dan Pelaku Distribusi, Disperdagin Kabupaten Cirebon, Ardiles Alfa Jatiwantoro mengatakan, revitalisasi pasar Jamblang dibangun melalui dana yang berasal dari bantuan provinsi (Banprov) Jawa Barat tahun anggaran 2023, sebesar Rp5 miliar.

Lanjutnya, sedangkan untuk pasar Windujaya dibangun melalui dana yang berasal dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, sebesar Rp. 2,735,000,000.00.

“Keduanya masih dalam proses lelang insyaallah bulan ini sudah mendapatkan pemenang dari lelangnya, kemudian kita berkontrak,” kata Ardiles di kantornya, Kamis, 24 Agustus 2023.

Menurutnya, proyek revitalisasi kedua pasar tersebut akan digelar pada Bulan September 2023.

“Pelaksanaan insyaallah bulan depan (September) karena kita nunggu kontrak, nunggu pembenang lelang, silahkan di cek di LPSE,” jelasnya.

Ia pun menargetkan, pembangunan pasar Jamblang dan pasar Windujaya dijadwalkan selesai pada bulan Desember 2023.

“Pekerjaannya selama 3 bulan, insyaallah bulan Desember sudah selesai, pedagang juga sudah bisa masuk di bulan Januari 2024,” kata Ardiles.

Untuk itu, pihaknya meminta dukungan kepada masyarakat Kabupaten agar pembangunan kedua pasar tersebut dapat terlaksana dengan lancar.

“Terkait pelaksanaan kami juga mohon bantuan teman-teman sekiranya saling menjaga kondusifitas. Sama-sama kita melihat, dan mengawasi bagaimana perjalanan pembangunannya,” ucapnya.

Ia berharap dengan pembangunan kedua pasar tersebut, akan meningkatkan pertumbuhan perekonomian, khususnya di bidang perdagangan. Selain itu, dengan direvitalisasi diharapkan pasar tradisional bisa memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para pedagang serta pembeli, sehingga pasar rakyat semakin ramai lagi.

“Kita berharap dapat meningkatkan perekonomian wilayah tersebut,” tutup Ardiles.(@dedi)