System Maintenance Media Polri
Saat ini server mediapolri.id sedang dalam proses maintenance dan perbaikan sistem untuk meningkatkan stabilitas, keamanan, serta kualitas layanan. Selama proses perbaikan berlangsung, beberapa layanan atau akses website mungkin mengalami gangguan sementara. Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Tim teknis sedang melakukan perbaikan dan akan mengembalikan layanan secepat mungkin. Terima kasih atas kesabarannya. mediapolri.id – Profesional & Terpercaya.
POLRI

Dir Reskrimsus Polda Gorontalo Raih Juara III Lomba Menembak, Kapolda Tekankan Profesionalisme dan Kendali Diri

0
×

Dir Reskrimsus Polda Gorontalo Raih Juara III Lomba Menembak, Kapolda Tekankan Profesionalisme dan Kendali Diri

Sebarkan artikel ini

GORONTALO – Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dir Reskrimsus) Polda Gorontalo, Kombes Pol. Dr. Maruly Pardede, S.H., S.I.K., M.H., berhasil meraih Juara III dalam kompetisi menembak kelas Pejabat Utama (PJU) pada ajang Ilato Shooting Club (ISC) Fun Game.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., kepada para pemenang, Senin (4/5/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peresmian Lapangan Tembak Ilato Shooting Club yang sebelumnya telah sukses digelar pada 15 April 2026.

550x300

Dalam kompetisi tersebut, Juara I diraih oleh Dansat Brimob Kombes Pol. Danu Waspodo, S.I.K., sementara Juara II diraih oleh Dir Intelkam Kombes Pol. Wawan Iriawan, S.I.K., M.H. Adapun posisi Juara III berhasil diraih oleh Dir Reskrimsus Kombes Pol. Dr. Maruly Pardede, atas ketepatan dan profesionalisme dalam menunjukkan kemampuan menembak selama perlombaan.

Kapolda Gorontalo dalam sambutannya menekankan pentingnya pemanfaatan fasilitas Lapangan Tembak Ilato Shooting Club secara optimal. Ia berharap sarana tersebut dapat menjadi pusat pelatihan utama bagi personel, khususnya dalam meningkatkan kemampuan penggunaan senjata api secara profesional.

Menurutnya, kemahiran dalam menggunakan senjata api tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh penguasaan mental dan kedewasaan dalam bertindak. Ia menegaskan bahwa senjata api merupakan instrumen terakhir dalam pelaksanaan tugas kepolisian yang penggunaannya harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral dan hukum.

“Latihan menembak bukan semata-mata untuk meraih prestasi, tetapi juga untuk melatih ketenangan dan ketepatan dalam mengambil keputusan di situasi yang penuh tekanan,” ujar Kapolda.

Di akhir kegiatan, Kapolda berharap capaian para Pejabat Utama tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel Polda Gorontalo untuk terus meningkatkan kompetensi diri. Ia juga mengingatkan bahwa profesionalisme anggota Polri tercermin dari disiplin dalam berlatih serta kemampuan mengendalikan diri dalam setiap pelaksanaan tugas.

Dengan kemampuan menembak yang terasah dan mentalitas yang kuat, diharapkan seluruh jajaran Polda Gorontalo dapat memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat secara terukur dan sesuai prosedur.@Tgk Zunet