MEDIA POLRI — Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, tampaknya sudah mulai gemas dengan lambatnya penanganan kasus tewasnya tiga polisi saat menggerebek judi sabung ayam di Way Kanan. Ia meminta aparat hukum untuk gercep alias gerak cepat!
“Udahlah, jangan kebanyakan mikir, ini bukan teka-teki silang. Pelakunya cari aja, pasti ada saksinya. Masa ngungkap kasus kayak gini lebih lama dari nunggu episode baru drakor?” celetuk Habiburokhman di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (24/3/2025).
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini menambahkan, urusan sabung ayam sih penting, tapi urusan nyawa manusia jauh lebih penting. “Kemanusiaan dong, bro! Keluarga korban udah deg-degan nunggu siapa pelakunya. Katanya ada oknum TNI ngaku, yaudah tinggal dicek aja, jangan bikin sinetron!” katanya sambil geleng-geleng kepala.
Habiburokhman juga berharap proses hukum bisa tegas dan tuntas. “Pokoknya jangan kasih kendor! Tangkap, proses, kasih hukuman yang pedes kayak sambal korek!” ujarnya, setengah bercanda.
Sementara itu, Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika sudah menetapkan satu tersangka berinisial Z. “Beberapa orang juga sudah kita amankan, jangan khawatir, ini bukan skrip prank,” ucapnya saat konferensi pers.
Di tempat yang sama, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis mengatakan dua oknum TNI yang diduga terlibat masih berstatus saksi. “Masih diperiksa kok. Santai aja, kita juga pengen cepat kelar, biar nggak ikut-ikutan trending tiap hari,” ujarnya sambil tersenyum.@tengkuzuneth







