POLRI

BNNK Banyumas Gandeng Dinas Pendidikan, Perkuat Benteng Pelajar dari Ancaman Narkoba

0
×

BNNK Banyumas Gandeng Dinas Pendidikan, Perkuat Benteng Pelajar dari Ancaman Narkoba

Sebarkan artikel ini
Kepala BNNK Banyumas Kombes Pol. Iwan Irmawan, S.I.K., M.Si saat audiensi dengan Kepala Dinas Pendidikan Kab. Banyumas, Widodo Sugiri, ST, guna memperkuat sinergi dan koordinasi dalam upaya P4GN, khususnya di lingkungan pendidikan, Senin (18/5/2026).

BANYUMAS – Upaya memperkuat ketanggapsiagaan terhadap Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) terus dilakukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Banyumas. Salah satunya melalui penguatan sinergi dengan dunia pendidikan.

Kepala BNNK Banyumas, Kombes Pol. Iwan Irmawan, S.I.K., M.Si., melaksanakan audiensi dengan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas yang baru, Widodo Sugiri, ST, guna memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah.

550x300

Pertemuan tersebut membahas berbagai langkah strategis yang selama ini telah berjalan antara BNNK Banyumas dan Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas. Fokus utama pembahasan meliputi penyuluhan bahaya narkoba bagi pelajar, pelaksanaan tes urine, hingga skrining siswa sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda.

Kombes Pol. Iwan Irmawan menegaskan bahwa lingkungan pendidikan menjadi salah satu sektor paling penting dalam upaya pencegahan narkoba. Menurutnya, kolaborasi antara BNN dan Dinas Pendidikan diperlukan untuk membangun kesadaran dan ketahanan diri pelajar agar tidak mudah terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika.

“Sekolah merupakan tempat strategis untuk membangun karakter dan kesadaran generasi muda. Karena itu, edukasi tentang bahaya narkoba harus dilakukan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan penyuluhan dan edukasi di sekolah perlu terus diperkuat agar siswa memahami dampak negatif narkoba, baik dari sisi kesehatan, sosial, maupun masa depan mereka. Selain itu, pelaksanaan tes urine dan skrining berkala dinilai penting sebagai langkah preventif dan deteksi dini demi menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan bersih dari narkoba.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Widodo Sugiri, menyambut positif audiensi tersebut. Ia menyatakan dukungannya terhadap berbagai program P4GN yang dijalankan BNNK Banyumas.

Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan kondusif bagi perkembangan peserta didik.

Melalui audiensi ini, kedua instansi berharap koordinasi dan kerja sama yang telah terjalin dapat semakin kuat dan berkelanjutan dalam mendukung terwujudnya generasi muda Banyumas yang unggul, berprestasi, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.

BNNK Banyumas sendiri menegaskan komitmennya untuk terus memperluas kerja sama dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam mewujudkan Indonesia Bersinar atau Bersih Narkoba.#Tgk Zunet

error: mediapolri.id