POLRI

Ananda Bersinar Jadi Senjata BNN Bentengi Pelajar dari Ancaman Narkotika

0
×

Ananda Bersinar Jadi Senjata BNN Bentengi Pelajar dari Ancaman Narkotika

Sebarkan artikel ini

BOGOR – Di tengah ancaman penyalahgunaan narkotika yang semakin menyasar kalangan remaja, Badan Narkotika Nasional (BNN) memperkuat gerakan pencegahan melalui Program “Ananda Bersinar (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkotika)”. Program ini mendorong pelajar untuk menjadi teladan sekaligus agen perubahan dalam memerangi narkotika di lingkungan mereka.

Komitmen tersebut ditunjukkan BNN saat berpartisipasi dalam Kongres ke-IV Blok Pelajar Politik Merdeka (BP2M) yang diikuti 585 pelajar SMA dan SMK sederajat dari wilayah Jabodetabek dan Banten. Kegiatan yang mengusung tema “Mewujudkan Generasi BP2M yang Berintegritas, Inovatif, dan Berdampak untuk Indonesia Emas 2045” itu berlangsung di PPSDM BNN, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (30/5).

550x300

Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN RI,Aldrin Hutabatat, menegaskan bahwa generasi muda tidak hanya menjadi kelompok yang rentan terhadap penyalahgunaan narkotika, tetapi juga memiliki kekuatan besar untuk menjadi pelopor perubahan melalui pengaruh positif antarteman sebaya.

Menurutnya, pendekatan peer-to-peer influence yang menjadi dasar Program Ananda Bersinar terbukti efektif dalam membangun kesadaran kolektif di kalangan pelajar. Karena itu, para peserta kongres diajak aktif menjadi Penggiat Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di sekolah maupun lingkungan tempat tinggal mereka.

“Perjuangan melawan narkotika adalah perjuangan menyelamatkan masa depan bangsa. Kami membutuhkan energi, kreativitas, dan idealisme generasi muda untuk menjadi bagian dari gerakan besar Indonesia Bersinar,” ujar Aldrin.

BNN menilai upaya menciptakan generasi bebas narkotika merupakan fondasi penting dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Selain memiliki ketahanan terhadap pengaruh negatif, generasi muda juga harus dibekali karakter kepemimpinan, wawasan global, serta kepedulian sosial yang kuat.

Pesan tersebut sejalan dengan pandangan Bima Arya Sugiarto yang membuka Kongres BP2M. Ia menekankan pentingnya melahirkan generasi kosmopolitan yang memiliki kemampuan bersaing di tingkat global tanpa kehilangan identitas kebangsaan.

Melalui Program Ananda Bersinar, BNN berharap lahir generasi muda yang tidak hanya bersih dari narkotika, tetapi juga berintegritas, berjiwa pemimpin, dan mampu menjadi motor penggerak perubahan di tengah masyarakat. Dengan semangat tersebut, pelajar Indonesia diharapkan menjadi garda terdepan dalam menjaga masa depan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.@Tgk Zunet

error: mediapolri.id