MARTAPURA – Menghadapi potensi peningkatan curah hujan yang dapat memicu bencana hidrometeorologi, Kapolres Banjar AKBP Dr. Fadli mengingatkan masyarakat Kabupaten Banjar untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman banjir, tanah longsor hingga pohon tumbang.
Kapolres meminta warga aktif memantau perkembangan cuaca dan informasi peringatan dini dari sumber resmi. Masyarakat juga diimbau tidak memaksakan diri melintas dengan berjalan kaki maupun kendaraan di lokasi yang tergenang air.
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Kami mengajak seluruh warga lebih waspada dan tidak melakukan aktivitas yang dapat membahayakan diri, terutama di sekitar sungai ketika ketinggian air meningkat,” ujarnya.
Warga yang mulai terdampak luapan air juga diminta segera mematikan aliran listrik untuk mencegah terjadinya kecelakaan. Selain itu, masyarakat dapat menyiapkan peralatan seperti pompa air untuk mengantisipasi genangan serta mengikuti arahan petugas apabila kondisi darurat terjadi.
Kapolres turut mengingatkan pentingnya komunikasi antarwarga dalam memantau kondisi lingkungan, khususnya di wilayah yang memiliki potensi banjir.
Untuk mendapatkan bantuan kepolisian maupun melaporkan situasi darurat, masyarakat dapat menghubungi Call Center 110 yang disiapkan Polres Banjar.
Polres Banjar berharap kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat dapat ditingkatkan sehingga risiko korban maupun kerugian akibat bencana hidrometeorologi dapat diminimalkan.@Red







