JAKARTA – Polda Sumatera Barat ambil bagian dalam Bhayangkara Nusantara Culture Performance 2026, sebuah ajang Lomba Kreasi Lagu dan Koreografi Nusantara yang diselenggarakan Mabes Polri dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80.
Kegiatan yang mengusung tema “Menggema dalam Nada, Bergerak dalam Karya dan Bhayangkara untuk Masyarakat” tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 23 hingga 25 Juni 2026, di Auditorium Radio Republik Indonesia (RRI), Jakarta, dan diikuti oleh 25 Polda dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam ajang tersebut, Polda Sumatera Barat menampilkan kekayaan budaya Minangkabau melalui lagu daerah “Urang Minang Baralek Gadang” yang dipadukan dengan medley lagu Nusantara, yakni “Ayam Den Lapeh” dari Sumatera Barat, “Si Patokaan” dari Sulawesi Utara, dan “Yamko Rambe Yamko” dari Papua.
Penampilan tersebut dibawakan oleh kontingen Polda Sumbar yang terdiri dari 12 peserta, yakni enam anggota Polri dan enam perwakilan masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi simbol sinergi antara Polri dan masyarakat dalam melestarikan budaya bangsa.
Kepala Biro SDM Polda Sumbar, Kombes Pol. Anisullah M. Ridha, mengatakan bahwa partisipasi dalam ajang nasional ini tidak hanya bertujuan meraih prestasi, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan budaya Minangkabau kepada masyarakat Indonesia.
“Kegiatan ini menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam tugas-tugas pemeliharaan keamanan, tetapi juga mendukung pelestarian budaya bangsa. Kami bangga dapat membawa kekayaan seni dan budaya Minangkabau dalam ajang nasional ini,” ujarnya.
Menurutnya, keikutsertaan Polda Sumbar dalam Bhayangkara Nusantara Culture Performance merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pelestarian budaya sekaligus memperkuat semangat kebersamaan yang menjadi bagian dari nilai-nilai Bhayangkara.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol. Susmelawati Rosya mengajak seluruh personel Polda Sumbar serta masyarakat Minangkabau untuk memberikan doa dan dukungan kepada kontingen yang tengah berlaga di Jakarta.
“Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh personel Polda Sumbar serta masyarakat Minangkabau agar kontingen Polda Sumbar dapat memberikan penampilan terbaik dan memperoleh hasil yang membanggakan. Apa pun hasilnya nanti, keikutsertaan ini merupakan bentuk kecintaan terhadap budaya dan semangat Bhayangkara untuk masyarakat,” katanya.
Ajang Bhayangkara Nusantara Culture Performance 2026 menjadi wadah bagi jajaran Polri untuk menampilkan keberagaman budaya daerah sekaligus memperkuat persatuan dalam bingkai kebhinekaan. Pemenang lomba dijadwalkan diumumkan pada 25 Juni 2026 di Auditorium RRI Jakarta.
Melalui partisipasi tersebut, Polda Sumatera Barat berharap budaya Minangkabau semakin dikenal luas di tingkat nasional serta mampu menginspirasi generasi muda untuk terus melestarikan warisan budaya Nusantara.@Red







