POLRI

Kawal Ketahanan Pangan, Polsek Banjang Pantau Perkembangan Lahan Jagung Binaan Seluas 4 Hektar

0
×

Kawal Ketahanan Pangan, Polsek Banjang Pantau Perkembangan Lahan Jagung Binaan Seluas 4 Hektar

Sebarkan artikel ini

AMUNTAI – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui pendampingan dan pemantauan sektor pertanian. Seperti yang dilakukan jajaran Polsek Banjang yang melaksanakan monitoring perkembangan lahan swasembada jagung pakan di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Rabu (24/6/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.30 WITA tersebut dipimpin oleh personel Polsek Banjang, yakni Aipda Herry S., Aipda Sukadi, dan Aipda Robby. Monitoring dilakukan untuk memastikan pertumbuhan tanaman jagung binaan berjalan optimal sekaligus mendukung program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah.

550x300

Lahan pertanian yang dipantau memiliki luas sekitar 4 hektar atau 40.000 meter persegi. Lahan tersebut milik Sadikin, petani setempat yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Mandiri, salah satu kelompok tani binaan Polri.

Dari hasil pengecekan di lapangan, tanaman jagung pakan jenis Hibrida Bisi 18 yang ditanam pada 12 Mei 2026 kini telah berusia 44 hari. Pertumbuhan tanaman dinilai cukup baik dengan kondisi sehat dan tinggi tanaman berkisar antara 45 hingga 55 sentimeter.

Personel Polsek Banjang juga memastikan proses perawatan tanaman berjalan sesuai tahapan, mulai dari pemupukan menggunakan NPK dan Dolomit hingga pengendalian gulma. Meski pengolahan lahan masih menggunakan alat mesin pertanian manual, kondisi tanaman tetap menunjukkan perkembangan yang positif.

“Monitoring dilakukan secara berkala untuk mengetahui kondisi tanaman, mengidentifikasi hambatan yang mungkin muncul di lapangan, serta memastikan seluruh proses perawatan berjalan dengan baik,” ujar salah satu personel yang melakukan pemantauan.

Diketahui, proses penanaman di lahan tersebut menggunakan sekitar 100 kilogram bibit jagung unggul. Jika cuaca dan perawatan tetap mendukung, tanaman jagung diperkirakan memasuki masa panen raya pada 10 Oktober 2026 mendatang.

Melalui pendampingan dan pemantauan rutin ini, Polri berharap dapat memberikan motivasi kepada para petani untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional dan mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.@Red

error: mediapolri.id