GORONTALO – Personel Dit Polairud Polda Gorontalo melalui Pos Polairud Sumalata berhasil mengevakuasi tujuh warga Desa Buladu yang sebelumnya terdampar di Pulau Mas akibat perahu yang mereka gunakan mengalami kerusakan dihantam gelombang tinggi, Sabtu (18/04/2026).
Peristiwa tersebut dilaporkan oleh Kepala Desa Buladu pada pukul 08.20 WITA kepada personel Pos Polairud Sumalata. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel segera melakukan verifikasi data korban serta berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan kelompok masyarakat pengawas (Pokmaswas) terkait langkah evakuasi, mengingat kondisi cuaca yang kurang bersahabat.
Adapun tujuh warga yang berhasil dievakuasi yakni:
Irwan Gobel (41)
Mahyani Wasami (40)
Suryani Karim (38)
Mei Wasami (38)
Ningsih (40)
Herman Majabi (44)
Aldi (23)
Seluruh korban merupakan warga Desa Buladu, Kecamatan Sumalata Timur, Kabupaten Gorontalo Utara.
Tim gabungan yang terdiri dari personel Pos Polairud Sumalata bersama Pokmaswas dan masyarakat setempat bergerak cepat menuju Pulau Mas yang berjarak sekitar 1,79 mil laut dari Pos Polairud.
Proses evakuasi dilakukan menggunakan dua unit perahu milik Pokmaswas.
Berkat respons cepat dan sinergi yang baik antar unsur di lapangan, seluruh korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan selanjutnya dibawa kembali ke Desa Buladu.
Keberhasilan ini menjadi bukti kesiapsiagaan serta dedikasi personel Polairud dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat di wilayah perairan.@Red







