GORONTALO — Ada yang beda dari perayaan Hari Bhayangkara ke-79 di Polda Gorontalo. Bukan hanya soal upacara atau parade, tetapi juga soal mempererat solidaritas lewat permainan penuh keakraban: domino.
Kegiatan ini resmi dibuka Wakil Kepala Kepolisian Daerah Gorontalo, Brigjen Pol. Simson Zet Ringu, SIK., M.Si., di selasar Biddokkes Polda Gorontalo, dengan peserta dari berbagai satuan kerja (satker) dan masyarakat sekitar.
Dalam sambutannya, Brigjen Pol. Simson menekankan bahwa turnamen ini bukan hanya soal siapa yang keluar sebagai juara, tetapi soal nilai kebersamaan yang tumbuh dari setiap kartu yang dijatuhkan.
“Turnamen domino ini adalah bentuk nyata mempererat kebersamaan dan solidaritas antaranggota Polri dan juga masyarakat. Sekaligus menjadi momen refresh agar semangat dalam melaksanakan tugas menjaga keamanan dan ketertiban tetap terjaga,” ujarnya.
Suasana penuh tawa dan keakraban juga terlihat dari para peserta yang antusias, menjadikan turnamen ini sebagai ajang untuk saling bercengkerama dan memperkokoh solidaritas Polri dengan warga Gorontalo.
Sementara itu, Dirreskrimsus Polda Gorontalo, KBP DR. Maruly Pardede, SH., SIK., MH., selaku Ketua Panitia, mengungkapkan bahwa turnamen ini digelar untuk memperingati Hari Bhayangkara ke-79 dengan semangat mempererat kebersamaan dan kerja sama.
“Melalui kebersamaan ini, semangat pengabdian Polri kepada masyarakat semakin kuat. Mari jadikan momen ini sebagai ajang mempererat solidaritas dan menjaga semangat Bhayangkara yang selalu siap mengayomi dan melindungi,” ujar Maruly.
Turnamen domino ini diharapkan dapat menjadi titik awal bagi seluruh personel Polri dan masyarakat Gorontalo untuk terus menjalin komunikasi, kerja sama, dan solidaritas dalam menyongsong berbagai tantangan tugas di masa mendatang.@tgk sultan








