POLRI

Usai Ancaman Bom! Pesawat Saudia Airlines Kembali Terbang ke Jakarta, Kombes Hendria: Pengamanan Adalah Komitmen Pelayanan Polri

0
×

Usai Ancaman Bom! Pesawat Saudia Airlines Kembali Terbang ke Jakarta, Kombes Hendria: Pengamanan Adalah Komitmen Pelayanan Polri

Sebarkan artikel ini

DELI SERDANG – Setelah mendarat darurat akibat ancaman bom, pesawat Saudia Airlines akhirnya kembali mengudara dari Bandara Kualanamu menuju Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (18/6/2025). Di balik kepulangan ratusan jamaah haji itu, ada barisan pengamanan yang tidak sekadar menjaga, tetapi juga menenangkan: dipimpin langsung oleh Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si.

Sejak pagi buta, jajaran Polresta Deli Serdang sudah bergerak. Dimulai dari hotel tempat para penumpang menginap yang mayoritas merupakan lansia jamaah haji hingga proses boarding dan take off, seluruh rangkaian dikawal secara ketat namun humanis.

550x300

Kapolresta Hendria tak hanya hadir secara simbolis, tetapi turun langsung memimpin lapangan bersama Dandim 0204/DS Letkol Inf. Alex Sandri, Kabag Ops Kompol Donris E. Pasaribu, Kasat Intelkam Kompol Polin Benhod Damanik, dan Kapolsek Bandara KNIA IPTU Lamhot Silalahi.

“Ini bukan sekadar pengamanan penerbangan. Ini bentuk pelayanan kami sebagai Polri kepada masyarakat—khususnya mereka yang sempat mengalami tekanan psikologis akibat insiden sebelumnya,” ujar Kombes Hendria.

Personel tidak hanya berjaga di titik-titik strategis, tetapi juga menyapa para penumpang, memberikan dukungan moril, dan bahkan bantuan kesehatan. Dokkes dan Polwan turut diterjunkan untuk memberikan trauma healing kepada jamaah yang tampak masih cemas.

Segenap personel gabungan menjalankan tugas dengan pendekatan yang tegas sekaligus lembut. Areal bandara diawasi dengan ketat, sementara di ruang tunggu keberangkatan, senyum dan empati menjadi wajah pelayanan.

Kombes Hendria menegaskan, pengamanan ini adalah cerminan dari komitmen Polresta Deli Serdang untuk terus hadir memberikan rasa aman. “Kami ingin memastikan bahwa mereka terbang kembali ke Jakarta dengan hati tenang, bukan hanya karena prosedur, tapi karena mereka tahu: Polri ada di pihak mereka,” pungkasnya.

Peristiwa ini bukan sekadar operasi pengamanan. Ini adalah pengingat bahwa dalam setiap ancaman, kehadiran yang manusiawi jauh lebih menenangkan daripada kekuatan semata.@yan

error: mediapolri.id