POLRI

Unit K-9 Polri Temukan Titik Bau Menyengat di Reruntuhan Masjid Sibolga, Evakuasi Terkendala Minimnya Alat Berat

0
×

Unit K-9 Polri Temukan Titik Bau Menyengat di Reruntuhan Masjid Sibolga, Evakuasi Terkendala Minimnya Alat Berat

Sebarkan artikel ini

SIBOLGA — Upaya pencarian korban di reruntuhan Masjid Budi Sehati, Kota Sibolga, memasuki babak baru setelah Tim Search Unit K-9 SAR Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri bersama Unit Satwa Polda Sumut berhasil menemukan satu titik yang terindikasi kuat adanya korban, Selasa (09/12).

Sejak pukul 08.00 WIB, tim gabungan telah menggelar apel persiapan sebelum bergerak menuju lokasi. Sebanyak 10 personel Unit K-9 Ditpolsatwa, 7 personel Unit Satwa Polda Sumut, serta 4 anjing pelacak jenis Cadaver dikerahkan untuk mem-back up proses penanganan insiden yang terjadi di kawasan masjid tersebut.

550x300

Tim tiba di lokasi pada pukul 08.48 WIB. Setelah melakukan pemetaan TKP sekitar setengah jam kemudian, K-9 Walet, K-9 Dasa, dan K-9 Ari langsung menunjukkan reaksi positif pada pukul 10.02 WIB, mengarahkan petugas pada satu titik yang mengeluarkan indikasi bau kuat yang konsisten dengan keberadaan korban.

Respons cepat dilakukan. Pada pukul 10.09 WIB, puing-puing mulai dibuang dan massa tanah dikurangi. Bahkan setelah proses diulang kembali pada pukul 12.29 WIB, ketiga anjing tetap mengarah di titik yang sama hingga pukul 14.40 WIB, memperkuat dugaan bahwa lokasi tersebut menjadi sumber bau yang dicari.

Tim gabungan dari DEN Printis, Basarnas, Damkar, BPBD, dan unsur SAR lain pun melanjutkan upaya penggalian secara manual untuk mengangkat material dari titik temuan. Namun, pada sore harinya, operasi terpaksa dihentikan sementara akibat hujan deras yang berpotensi memicu longsor susulan.

Di balik temuan signifikan itu, tim K-9 menghadapi kendala besar di lapangan: ketiadaan alat berat yang memadai. Kondisi struktur bangunan yang menumpuk tebal membuat proses evakuasi berjalan lambat dan sangat bergantung pada tenaga manual.

Upaya pencarian direncanakan dilanjutkan kembali setelah cuaca memungkinkan dan wilayah dipastikan aman dari ancaman longsor. Tim SAR gabungan tetap bersiaga mengantisipasi perkembangan di titik temuan tersebut. @Red

error: mediapolri.id