DELI SERDANG – Peristiwa memilukan terjadi di Jalan Medan–Tebing Tinggi, tepatnya di dekat Wisma Tiberias, Lingkungan III, Kelurahan Cemara, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, pada Selasa malam (28/10/2025) sekitar pukul 22.00 WIB. Seorang bocah laki-laki berusia tujuh tahun, Muhammad Tyas Ramadhan, meninggal dunia dengan luka parah di bagian kepala setelah diduga terlindas kontainer tank.
Kasat Lantas Polresta Deli Serdang, AKP Resti Widya Sari, S.Tr.K, S.I.K, melalui Kanit Gakkum Satlantas Polresta Deli Serdang, Iptu Robertus Gultom, membenarkan terjadinya kecelakaan maut tersebut.
“Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan seorang anak meninggal dunia di tempat kejadian,” ujar Iptu Robertus Gultom, Rabu (29/10/2025).
Dijelaskan, kecelakaan itu melibatkan sepeda motor Yamaha Mio Soul tanpa pelat nomor yang dikendarai oleh Tiarlin Sagala (48) bersama anaknya, Muhammad Tyas Ramadhan, dengan sebuah mobil yang belum diketahui identitas maupun nomor polisinya.
“Kedua korban merupakan ibu dan anak, warga Jalan H. Agus Salim No. 44, Kelurahan Lubuk Pakam III, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang,” terang Gultom.
Dari hasil sementara, sepeda motor yang dikendarai Tiarlin datang dari arah Tebing Tinggi menuju Medan. Ketika berusaha berbelok ke kanan untuk menyeberang jalan, motor tersebut bertabrakan dengan mobil yang melaju dari arah yang sama.
Akibat benturan keras itu, bocah Muhammad Tyas Ramadhan mengalami luka berat di kepala dan meninggal di lokasi. Jenazahnya telah dievakuasi ke RSUD Drs. H. Amri Tambunan Lubuk Pakam, sedangkan sang ibu, Tiarlin, mengalami luka robek di kepala dan lecet di kaki, kini dirawat di RSU Sari Mutiara Lubuk Pakam.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas pengemudi serta kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.
“Kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan di jalan. Kecelakaan bisa terjadi kapan saja, dan disiplin berlalu lintas adalah kunci utama untuk mencegahnya,” tegas Iptu Robertus Gultom.
Ia menambahkan, kecelakaan lalu lintas masih menjadi penyebab utama hilangnya nyawa di jalan raya. Oleh karena itu, setiap pengguna jalan diharapkan meningkatkan kewaspadaan serta kesadaran akan pentingnya keselamatan berkendara.
“Jangan biarkan jalan raya merenggut nyawa orang yang kita cintai. Berkendaralah dengan aman, lindungi diri dan keluarga. Dan yang terpenting, selalu berdoa sebelum berangkat, memohon perlindungan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa,” tutup perwira berpangkat dua balok emas itu.@Yan







