DELI SERDANG – Malam yang seharusnya menjadi waktu pulang bagi seorang pengemudi ojek online berakhir tragis. Hafiz Fadly (40), warga Jl. Gunung Rinjani, Desa Binjai Estate, Kota Binjai, tewas mengenaskan setelah motor yang dikendarainya ditabrak dari belakang oleh sebuah mobil di Jalan Arteri Kayu Besar–Bandara KNIA, tepatnya Simpang Jati Kembar, Desa Sena, Kecamatan Batang Kuis, Sabtu malam (1/11/2025).
Mobil yang menabrak korban diketahui Honda BR-V BK 1976 AFA, dikemudikan oleh Hamidun Pasaribu (30), warga Tapanuli Selatan yang kini berdomisili di Perumahan Puri Khazanah Regensi, Batang Kuis. Dari hasil olah TKP, kendaraan tersebut melaju dari arah Bandara Kualanamu menuju Kayu Besar sebelum menabrak bagian belakang motor Honda Beat BK 3545 RBM milik korban yang berada di jalur yang sama.
Benturan keras membuat Hafiz terpental dan mengalami luka serius di bagian kaki, wajah, dan tangan. Ia diduga meninggal dunia seketika di lokasi kejadian. Jenazahnya kemudian dievakuasi ke RSUD Drs. H. Amri Tambunan Lubuk Pakam untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara itu, penumpang mobil, Nurdi Sulaiman (31), warga Medan Selayang, selamat tanpa luka. Kerugian materi dalam kecelakaan ini ditaksir mencapai Rp5 juta.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Deli Serdang, Iptu Robertus Gultom, mewakili Kasat Lantas AKP Resti Widya Sari, S.Tr.K., S.I.K., mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dalam berkendara, terutama di jalur cepat seperti kawasan Arteri KNIA yang kerap memakan korban jiwa.
“Kami terus mengingatkan para pengguna jalan agar menjaga jarak aman dan tidak melaju ugal-ugalan. Keselamatan bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk orang lain,” tegasnya.
Tragedi ini menambah daftar panjang kecelakaan di ruas Arteri Bandara KNIA yang dikenal rawan. Jalan mulus dan lebar kerap membuat pengendara terlena—hingga lupa bahwa kecepatan tinggi bisa seketika mengubah perjalanan pulang menjadi duka mendalam.@Yan







