System Maintenance Media Polri
Saat ini server mediapolri.id sedang dalam proses maintenance dan perbaikan sistem untuk meningkatkan stabilitas, keamanan, serta kualitas layanan. Selama proses perbaikan berlangsung, beberapa layanan atau akses website mungkin mengalami gangguan sementara. Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Tim teknis sedang melakukan perbaikan dan akan mengembalikan layanan secepat mungkin. Terima kasih atas kesabarannya. mediapolri.id – Profesional & Terpercaya.
POLRI

Tingkatkan Standar Keamanan Pariwisata, Mabes Polri Gelar Klarifikasi Risk Assessment di Kawasan Wisata Lagoi Bintan

0
×

Tingkatkan Standar Keamanan Pariwisata, Mabes Polri Gelar Klarifikasi Risk Assessment di Kawasan Wisata Lagoi Bintan

Sebarkan artikel ini

BINTAN – Tim Baharkam Polri resmi memulai rangkaian kegiatan Klarifikasi Hasil Risk Assessment di Objek Wisata Lagoi, Bintan, Kepulauan Riau, pada Selasa (14/04/2026).

Langkah strategis ini diambil guna memastikan standar keamanan dan kenyamanan bagi wisatawan di salah satu destinasi unggulan Indonesia tersebut.

550x300

Dipimpin langsung oleh Kombes Pol. Eduward Pardede, S.I.K., M.H., tim dari Mabes Polri melakukan audit mendalam bersama jajaran Polda Kepri dan manajemen PT Bintang Resort Cakrawala (BRC) selaku pengelola kawasan.

Dalam arahannya, Ketua Tim menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian dan pengelola objek wisata.

“Keamanan bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan fondasi utama dalam industri pariwisata kelas dunia. Melalui klarifikasi ini, kami ingin memastikan bahwa setiap potensi risiko telah dimitigasi dengan baik. Kami mengapresiasi keterbukaan PT BRC dalam mengikuti standar pengamanan objek vital nasional,” ujar Kombes Pol. Eduward Pardede.

Agenda hari pertama dimulai dengan paparan komprehensif dari manajemen PT BRC mengenai tindak lanjut hasil penilaian risiko sebelumnya. Tim kemudian bergerak melakukan tinjauan lapangan (site visit) secara intensif ke berbagai titik vital di Kawasan Wisata Lagoi untuk memvalidasi kondisi rill di lapangan.

Tak hanya fisik, tim juga melakukan pendalaman dokumen yang berfokus pada dua aspek krusial:

1.Aspek Infrastruktur: Memastikan kelayakan sarana prasarana pendukung keamanan.

2.Aspek Keamanan: Mengevaluasi prosedur operasional standar (SOP), kesiapan personel, hingga sistem integrasi pengamanan kawasan.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh pejabat utama dari Ditpamobvit Polda Kepri dan jajaran manajemen puncak PT BRC, termasuk Hebron Habeahan (GM Admin/Finance) dan Prakash Nair (GM Ops/Infrastruktur). Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan komitmen bersama dalam menjaga reputasi Lagoi sebagai destinasi internasional yang aman.

“Target kita jelas, yaitu memberikan rasa aman tanpa mengurangi kenyamanan pengunjung. Jika sistem pengamanannya kuat, maka kepercayaan wisatawan akan terus meningkat,” tambah Kombes Pol. Eduward Pardede menutup keterangannya.

Hingga pukul 18.00 WIB, seluruh rangkaian kegiatan hari pertama berjalan lancar sesuai rencana. Proses klarifikasi ini akan terus berlanjut guna menghasilkan rekomendasi akhir yang akan memperkuat sistem pengamanan objek wisata strategis di Kepulauan Riau.@Ree