Tiga Jenderal Lulusan 1988 Pegang Komando AL, AU dan Polri

JAKARTA – Pergantian Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) pada 20 Mei 2020 tidak hanya menandai rotasi kepemimpinan di tubuh militer Indonesia. Pergantian ini juga menjadi wujud regenerasi di puncak komando korps masing-masing.

Laksamana TNI Yudo Margono resmi dilantik Presiden Joko Widodo sebagai KSAL menggantikan Laksamana TNI Siwi Sukma Adji. Bersamaan, Marsekal TNI Fadjar Prasetyo dilantik sebagai KSAU, menggantikan Marsekal TNI Yuyu Sutisna.

Pelantikan keduanya berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 32 dan 33 TNI Tahun 2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan KSAL dan KSAU. Serah terima jabatan juga telah dilaksanakan oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Mengawali tugasnya sebagai KSAL, Laksamana TNI Yudo Margono menyampaikan visi TNI AL lima tahun ke depan. Visi tersebut yakni terwujudnya TNI Angkatan Laut yang profesional, modern dan tangguh.

“Untuk mewujudkan Indonesia Maju yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berdasarkan gotong-royong,” kata KSAL, dikutip dari laman resmi TNI AL, Senin (25/5/2020).

Pelantikan Yudo dan Fadjar di Istana Negara, Jakarta, menuliskan kisah menarik tersendiri. Keduanya sama-sama satu leting, meski beda matra. Yudo merupakan alumnus Akademi Angkatan Laut (AAL) 1988, sedangkan Fadjar lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) 1988.

Sebelum memegang pucuk pimpinan AL dan AU, keduanya juga sama-sama menjabat Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan). Yudo mantan Pangkogabwilhan I, sementara Fadjar Pangkogabwilhan II.

Dengan penunjukan Yudo dan Fadjar, kini tiga jenderal bintang 4 yang sama-sama generasi lulusan 1988 berada di puncak komando korps masing-masing. Selain mereka, satu lagi yakni Kapolri Jenderal Pol Idham Azis.

Untuk diketahui, Idham merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1988. Kendati secara pangkat sama-sama jenderal bintang empat, posisi kapolri setara Panglima TNI.

Sementara itu KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 1987. Dengan demikian, di antara tiga matra TNI, Andika kini paling senior.

Keberadaan lulusan akademi militer satu generasi di puncak pimpinan matra TNI juga pernah terjadi di era 2015-2017. Saat itu KSAD dijabat Jenderal TNI Mulyono, KSAL Laksamana TNI Ade Supandi dan KSAU Marsekal TNI Agus Supriatna.

Mulyono merupakan lulusan Akmil 1983 (Adhi Makayasa), sementara Ade Supandi alumnus AAL dan Agus AAU, juga 1983.@in

Komentar