POLRI

Tempuling Siaga Karhutla, TNI-Polri hingga Warga Satu Barisan Hadapi Ancaman Api di Musim Kemarau

0
×

Tempuling Siaga Karhutla, TNI-Polri hingga Warga Satu Barisan Hadapi Ancaman Api di Musim Kemarau

Sebarkan artikel ini

TEMPULING – Semangat kebersamaan terlihat di halaman Kantor Camat Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir, Jumat (22/5/2026) pagi, saat ratusan peserta dari unsur TNI-Polri, pemerintah, perusahaan, hingga Masyarakat Peduli Api (MPA) mengikuti Apel Siaga Karhutla.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB itu menjadi momen penting penyatuan langkah seluruh stakeholder dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang rawan terjadi saat musim kemarau.

550x300

Sekitar 150 peserta hadir dalam apel tersebut, mulai dari Forkopimcam, aparat desa dan kelurahan, Satpol PP, pihak perusahaan, hingga relawan MPA yang selama ini menjadi garda terdepan di lapangan.

Dalam kegiatan tersebut, berbagai peralatan pemadam kebakaran tidak hanya diperiksa, tetapi juga diuji langsung melalui simulasi pemadaman api. Suasana apel pun terasa interaktif ketika peserta turut menyaksikan peragaan penggunaan mesin pompa air, selang, hingga aplikasi deteksi lapangan yang digunakan dalam pemantauan titik panas (hotspot).

Camat Tempuling Hj. Salawati, S.H., M.H. dalam arahannya menegaskan bahwa Karhutla bukan hanya ancaman lingkungan, tetapi juga ancaman ekonomi dan kesehatan masyarakat.

“Pencegahan adalah kunci utama. Semua unsur harus bergerak bersama, tidak bisa berjalan sendiri-sendiri,” tegasnya.

Sementara itu, unsur Polsek Tempuling yang diwakili Kanit Reskrim IPDA Ahmad Akhiruddin, S.I.P., M.H. menekankan pentingnya patroli rutin dan penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan, sekaligus mengajak masyarakat lebih peduli terhadap risiko kebakaran di musim kemarau panjang.

Apel siaga ini juga menjadi simbol kesiapan bersama dalam menghadapi dampak fenomena El Nino yang berpotensi memperparah kondisi kekeringan di wilayah Indragiri Hilir.

Di akhir kegiatan, seluruh peserta melakukan pengecekan peralatan secara langsung, memastikan setiap alat dalam kondisi siap digunakan kapan pun dibutuhkan.

Dengan barisan yang solid antara pemerintah, aparat, dunia usaha, dan masyarakat, Tempuling menegaskan diri sebagai wilayah yang siap siaga menghadapi ancaman Karhutla bukan hanya dengan alat, tetapi juga dengan kekompakan.@Red

error: mediapolri.id