Nasional

Tembakan Artileri Korps Marinir Bombardir Kubu Kubu Pertahanan Musuh

×

Tembakan Artileri Korps Marinir Bombardir Kubu Kubu Pertahanan Musuh

Share this article

JAKARTA – Tepat memasuki hari H jam J, kesenjataan Artileri mulai melaksanakan tembakan penghancuran pertahanan musuh dalam sebuah skema latihan TW II DA/LA LSD II LSL I, bertempat di Puslatpurmar 5 Karangtekok – Situbondo, Jum’at (07/06/2024).

Serbuan yang melibatkan ketiga unsur kesenjataan Resimen Artileri 2 Marinir yakni Howitzer 105mm, MLRS Vampir dan BVP-2 tak luput dari pantauan Komandan Menart 2 Marinir, Kolonel Mar. Rana Karyana S.E., M.Tr.Hanla., M.M., CHRMP., selaku Pimpinan Latihan turut didampingi Hatlat, Palaklat dan Wasdal.

Dalam skenario latihan tembakan Artileri Medan dilaksanakan, berawal dari informasi data intelijen satuan kawan melalui pesawat nirawak ScaneEagle-Puspenerbal TNI AL melaporkan kepada Peninjau Depan untuk diteruskan ke Pibak di garis tembak Artileri Medan bahwa pada koordinat tertentu terdapat sasaran berupa kubu kubu pertahanan musuh yang harus diselesaikan dan dihancurkan.

Sementara itu, Artileri Pertahanan Udara Menart 2 Marinir dengan BVP-2 nya melaksanakan tembakan penghadangan terhadap pesawat musuh yang disimulasikan oleh Target Drone TN-70M Puspenerbal TNI AL yang akan memberikan bantuan tembakan musuh, namun terlebih dahulu berkat kelihaian awak Ranpur BVP-2, Target Drone tersebut dapat dilumpuhkan.

Danmenart 2 Mar setelah menyaksikan skema latihan dan serbuan yang dilaksanakan merasa puas, unsur kesenjataan Artileri dan manuver ScanEagle serta Target Drone TN-70M bekerja maksimal hal ini terlihat jelas di ruang kendali GCS (Ground Control Station).

Motivasi dan semangat berlatih acap kali diberikan Danmenart 2 Mar ketika menyaksikan langsung proses penembakan Artileri Korps Marinir.

“Ini sebuah terobosan, hasil maksimal takkan memungkiri dari kerasnya latihan kedepan kemampuan bertempur akan terus kita tingkatkan,” tegas Danmenart 2 Marinir Kolonel Mar. Rana Karyana S.E., M.Tr.Hanla., M.M., CHRMP.