Nasional

Tanggap Siaga Bencana, Polsek Pahandut Cek Ketinggian Sungai Kahayan dan Warga Terdampak Banjir

1
×

Tanggap Siaga Bencana, Polsek Pahandut Cek Ketinggian Sungai Kahayan dan Warga Terdampak Banjir

Sebarkan artikel ini

PALANGKARAYA – Pengecekan wilayah terdampak banjir terus dilakukan oleh Polresta Palangka Raya, Polda Kalteng beserta polsek jajaran sebagai wujud tanggap siaga terhadap bencana yang terjadi pada wilayah hukumnya.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Polsek Pahandut saat mengecek perkembangan ketinggian Sungai Kahayan yang sempat meluap beberapa waktu lalu hingga menyebabkan terjadinya banjir di wilayah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Senin (18/3/2024) pagi.

Pengecekan tersebut dilakukan oleh Bhabinkamtibmas setempat, Aiptu Tutut Ari Bowo dan Aipda Sumardi pada wilayah Kelurahan Pahandut Seberang bersama Babinsa TNI, BPBD, Satpol PP, Dishub, Pustu Pahandut Seberang, Kelurahan dan tim relawan.

“Berdasarkan pengecekan yang telah kita lakukan, ketinggian debit air Sungai Kahayan telah mengalami penurunan sekitar 10 hingga 13 cm, sedangkan kedalaman banjir yang masih menggenangi wilayah ini berkisaran setinggi lutut kaki orang dewasa,” ungkap Aiptu Tutut.

Selain melakukan pengecekan tersebut, petugas gabungan juga melakukan pmemeriksaan pemeriksaan kesehatan gratis kepada para warga setempat yang terdampak bencana banjir pada pos pengungsian di kawasan Jalan Cemara Labat 2.

“Layanan pemeriksaan kesehatan gratis diberikan oleh petugas Pustu Kelurahan Pahandut Seberang kepada warga yang terdampak banjir, dengan rata-rata keluhan gangguan kesehatan yang dialami oleh masyarakat yakni gatal-gatal, alergi dan ISPA,” jelas Tutut.

Sembari mendampingi pengecekan kesehatan, dirinya pun berinisiatif untuk menyampaikan imbauan kamtibmas kepada warga tentang menjaga keselamatan saat masih tingginya debit air Sungai Kahayan di kawasan tersebut.

“Tetap waspada dan berhati-hati saat beraktivitas di tengah situasi saat ini agar terhindar dari peristiwa orang tenggelam maupun hal-hal yang dapat membahayakan jiwa, selain itu juga mengamankan arus listrik agar terhindar dari risiko kebakaran,” imbaunya. (pm)