Nasional

Subsatgas Siber Operasi Pekat Kapuas Patroli Dunia Maya, Cegah Isu Yang Meresahkan Masyarakat

×

Subsatgas Siber Operasi Pekat Kapuas Patroli Dunia Maya, Cegah Isu Yang Meresahkan Masyarakat

Share this article

KALBAR – Subsatgas Siber Operasi Pekat Kapuas 2024 Polda Kalimantan Barat (Kalbar) melakukan patroli siber di dunia maya. Kegiatan ini dipimpin oleh Kasubsatgas Siber Ipda Nopa Nopianti S.H. Jumat (22/03/24)

Kabid Humas Polda Kalbar Kombespol Raden Petit Wijaya, S.I.K.,M.M kepada media menyatakan, Patroli siber ini bertujuan untuk mencegah dan menangkal penyebaran informasi hoaks, ujaran kebencian, dan konten negatif lainnya di media sosial selama Operasi Pekat Kapuas 2024 berlangsung.

banner 325x300

“Dalam upaya ini Polda Kalbar dalam Subsatgas Siber melakukan Patroli Siber yang ada didunia maya untuk mencegah berita yang meresahkan masyarakat yang tidak pasti kebenarannya, selanjutnya kita juga memberikan informasi yang benar agar masyarakat tidak mudah percaya dengan berita isu yang beredar” Ujar Kabidhumas

Dalam kesempatan yang sama Ipda Nopa Nopianti selaku Kasubsatgas Siber Operasi Pekat Kapuas, mengatakan, patroli siber dilakukan dengan memantau berbagai platform media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan TikTok. Tim Subsatgas Siber petama tama akan memberi peringatan kepada akun-akun yang menyebarkan konten negatif.

“Kami tidak akan segan-segan untuk memperingatkan para pelaku yang mencoba mengganggu kondusifitas di dunia maya selama Operasi Pekat Kapuas 2024 ini,” tegas Ipda Nopa Nopianti.

Selain patroli siber, Subsatgas Siber juga akan melakukan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya penyebaran informasi hoaks dan konten negatif lainnya.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak menyebarkan informasi yang tidak jelas sumbernya,” imbau Ipda Nopa Nopianti.

Operasi Pekat Kapuas 2024 sendiri merupakan operasi kepolisian yang bertujuan untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1446 Hijriah. Oleh sebab itu ditekankan kepada masyarakat agar jangan mudah teprovokasi oleh berita negatif dalam bulan suci Ramadhan ini.@Khairul/Hms