oleh

Seorang Ibu di Garut Bikin Laporan Palsu Dibegal Rp1,1 Miliar, Pelaku Terancam 7 Tahun Penjara

GARUT –  IS, seorang ibu atau emak-emak di Kabupaten Garut, Jawa Barat, membuat laporan polisi palsu dengan berpura-pura menjadi korban pembegalan oleh tiga pelaku dengan kerugian mencapai lebih dari Rp1,1 miliar. Ternyata, pembegalan itu hanya rekayasa.

Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono mengatakan, kasus ini berawal dari laporan yang diterim ke Polsek Cisurupan terkait peristiwa pembegalan di Desa Cibodas, Kecamatan Cikajang, Garut yang dilaporkan IS.

Tersangka mengaku bahwa dirinya saat kejadian dipepet oleh tiga orang yang tidak dikenal lalu diberhentikan dan ditodong dengan sebilah pisau hingga akhirnya merampas sepeda motor Scoop yang dikendarai IS. Di dalam bagasi motor IS tersimpan uang tunai sebesar Rp1,1 miliar.

“Dalam laporan, IS mengaku jadi korban begal. Akibatnya, uang Rp1 miliar lebih yang disimpan dalam bagasi motor dirampas pelaku,” kata Kapolres Garut saat konferensi pers di Mapolres Garut, Senin (11/10/2021).

Penyidik Unit Reskrim Polsek Cisurupan, ujar AKBP Wirdhanto Hadicaksono, melakukan penyelidikan. Setelah dilakukan pendalaman, polisi menemukan kejanggalan hingga akhirnya motif tersangka pun terungkap.

“Tim sancang Polres Garut berhasil mengamankan dua tersangka masing-masing berinisal IS yang merupakan seorang ibu (emak-emak) dan MM yang merupakan teman tersangka,” ujar AKBP Wirdhanto Hadicaksono.

Mereka berdua ditetapkan tersangka setelah ketauan berpura-pura menjadi korban pembegalan oleh kawanan begal. Motif tersangka karena sedang terlilit utang.

Dengan mengarang cerita itu, tersangka IS berharap para penagih utang percaya dirinya sedang mendapat musibah sehingga dia tak lagi ditagih. “Tersangka IS dan MM terancan hukuman tujuh tahun penjara,” tutur Kapolres Garut.@sumber inews

Komentar

News Feed