oleh

Sempat Kabur, Pelaku Pencabulan TAnak Bawah Umur Berhasil Dibekuk Polres Berau

BERAU, mediapolri.id – Kepolisian Resor (Polres) Berau Polda Kaltim menggelar Konferensi Persterkait keberhasilan pihaknya dalam mengungkap kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur,
bertempat di Mako Polres Berau, Kamis 27/02/2020) siang.

Kapolres Berau AKBP Edy Setyanto Erning Wibowo S.I.K. mengungkapkan, peristiwa kasus persetubuhan anak dibawah umur (UU Perlindungan Anak), terjadi di Kecamatan Talisayan Kabupaten Berau, pada Minggu (14/10/2018) sekitar pukul 15.00 WITA.

“Berdasarkan pengaduan ibu korban, pada Minggu tanggal 14 Oktober 2018, anak kandungnya yang saat itu masih berusia 13 Tahun telah disetubuhi pelaku RM, di rumah orang tua korban,” ungkapnya.

Korban yakni BUNGA (bukan nama sebenarnya-red) merupakan pelajar yang berusia 15 tahun. Kata AKBP Edy, Korban akan berangkat mengaji tiba tiba pelaku datang dalam keadaan mabuk dan mendorong dada korban yang membuat korban langsung terbaring ditempat tidur.

“Pelaku menindih tubuh korban. Saat itu, korban mencoba berteriak meminta tolong, namun oleh pelaku RM mulut korban langsung di bekap dengan tangannya,” beber AKBP Edy.

Korban mencoba melawan dan memberontak, namun tidak berdaya. Lanjut AKBP Edy, karena tubuh pelaku terlalu besar dan akhirnya pelaku pun melakukan perbuatan bejatnya dengan cara menyetubuhi korban.

Tidak lama setelah kejadian, ibu korban (pelapor) pulang dari tempatnya bekerja dan korban pun menceritakan kejadian yang baru saja dialaminya. Korban juga menceritakan, bahwasannya pelaku RM usai menyetubuhinya langsung pergi meninggalkannya sambil tertawa.

Mendengar cerita tersebut, ibu korban pun merasa keberatan dan langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Talisayan. Mendapat laporan tersebut, Petugas dari Polsek Talisayan langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan pencarian terhadap Pelaku.

“Namun setelah kejadian persetubuhan tersebut pelaku RM langsung kabur keluar dari daerah Kabupaten Berau,” tuturnya.

Di TKP (Tempat Kejadian Perkara), Petugas mendapati bercak darah di sprei dan di celana dalam milik korban. AKBP Edy mengatakan, Petugas dari Polsek Talisayan membawa korban ke RS. PRATAMA Talisayan guna di lakukan Visum Et Revertum.

“Pada hari Senin (24/02/2020) sekitar pukul 17.00 WITA, Anggota Polsek Talisayan mendapat informasi, bahwa pelaku RM kembali ke wilayah Talisayan. Sekitar pukul 19.30 WITA, Anggota Polsek Talisayan langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku di Kecamatan Talisayan Kabupaten Berau,” terang AKBP Edy.

” Tersangka berinisial RM (26) warga Kecamatan Talisayan Kabupaten Berau. Tersangka baru ditangkap usai melarikan diri (BURON) selama 1 tahun 4 bulan, dia merupakan Residivis dan di hukum dalam perkara Pencurian pada tahun 2016,” imbuh Kapolres Berau.

Barang bukti yang berhasil diamankan Petugas berupa 1 (Satu) buah Celana Dalam warna Putih, 1 (Satu) lembar Sprei warna Merah.

“Tersangka kami jerat dengan Pasal 81 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 5 (Lima) tahun dan paling lama 15 (Lima Belas) tahun dan denda paling banyak Rp 5.000.000.000,00 (Lima Miliar Rupiah),” tandas Orang nomor Satu di Polres Berau.

Dalam giat tersebut, Kapolres Berau AKBP Edy Setyanto Erning Wibowo S.I.K. didampingi Kasat Tahti IPDA Suradi, Kanit Reskrim Polsek Talisayan AIPDA Sugeng Ihwanuddin dan Kasubbag Humas IPDA Lisinius Pinem.

@Rdk/rls/Hms

Komentar

News Feed