BEKASI – Bukan sekadar membagikan bantuan, Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni memilih hadir langsung di tengah warga Kampung Kavling, Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, Jumat (6/2/2026), membawa dua pesan sekaligus: kepedulian dan perlawanan terhadap narkoba.
Sebanyak 250 paket sembako disalurkan kepada warga, berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, mie instan, dan telur. Namun di balik bantuan itu, terselip misi yang lebih besar mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan dari ancaman narkotika.
Di sela pembagian sembako, aparat kepolisian memberikan edukasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba serta dampaknya bagi masa depan generasi muda. Warga diajak untuk lebih peka terhadap lingkungan sekitar dan tidak ragu melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan.
“Kami tidak ingin hanya datang saat ada masalah. Kehadiran polisi harus bisa dirasakan manfaatnya sejak dini,” ujar Kombes Pol Sumarni.
Menurutnya, peredaran narkoba kerap menyasar lingkungan permukiman dan menyusup secara perlahan. Karena itu, peran warga menjadi kunci utama dalam memutus mata rantai peredarannya.
“Perang melawan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri oleh polisi. Dibutuhkan keberanian masyarakat untuk saling menjaga dan melapor,” tegasnya.
Sumarni juga menekankan bahwa kegiatan sosial seperti ini merupakan bagian dari pendekatan humanis Polri, sekaligus upaya membangun kepercayaan publik. Ia berharap stigma negatif terhadap wilayah tertentu dapat hilang seiring terjalinnya komunikasi yang baik antara polisi dan masyarakat.
“Polisi bukan hanya penegak hukum, tapi juga mitra warga dalam menciptakan rasa aman dan nyaman,” katanya.
Polres Metro Bekasi memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan sebagai langkah preventif untuk menekan penyalahgunaan narkoba. Selain itu, masyarakat diimbau memanfaatkan layanan pengaduan melalui Call Center 110 maupun layanan WhatsApp pengaduan yang tersedia 24 jam apabila membutuhkan bantuan atau ingin melaporkan tindak kriminal.@Red







