BALANGAN – Hamparan hijau Al Fatah Stable Paringin, Balangan, berubah menjadi lautan semangat Pramuka. Suara yel-yel menggema, bendera-bendera berkibar, dan senyum para peserta menandai dimulainya ajang bergengsi Perkemahan Bakti Saka Bhayangkara Tingkat Daerah (Pertikarada) Kalimantan Selatan ke-XII, Senin (7/7/2025) kemaren.
Mewakili semangat muda yang tak pernah padam, Kapolres Balangan, AKBP Dr. Yulianor Abdi, S.H., S.I.K., M.H., secara resmi membuka kegiatan dengan semangat tinggi.
“Generasi muda adalah energi bangsa. Lewat kegiatan seperti Pertikarada ini, mereka bisa belajar menjadi tangguh, kreatif, dan solid dalam menjaga budaya dan memajukan Banua,” tegasnya dalam sambutan yang disambut riuh tepuk tangan para peserta.
Dengan tema “Tangguh, Kreatif, dan Solid untuk Banua,” Pertikarada Kalsel XII tahun ini menjadi simbol kebangkitan semangat kepemudaan di tengah perubahan zaman. Digelar dari 6 hingga 11 Juli 2025, kegiatan ini diikuti 13 kontingen Saka Bhayangkara se-Kalimantan Selatan, dari Polres Tapin hingga Ditpolairud Polda Kalsel, dengan total hampir 400 peserta yang terdiri dari putra dan putri terbaik daerah.
Tak hanya dari jajaran kepolisian, dukungan juga mengalir dari pemerintah daerah. Wakil Bupati Balangan, Akhmad Fauzie, yang hadir mewakili Bupati menyampaikan apresiasi tinggi:
“Kegiatan ini bukan hanya perkemahan biasa. Ini adalah wadah pembentukan karakter, kepemimpinan, dan cinta tanah air bagi generasi muda Balangan dan sekitarnya.”
Sementara itu, Ketua Kwarcab Pramuka Balangan, Mujidatul Ulya, S.Pd., menyebut momentum ini sebagai kehormatan besar:
“Pertikarada menjadi ruang kebersamaan, memperkuat rasa persaudaraan lintas kabupaten/kota, dan membentuk pemimpin muda masa depan yang siap menghadapi tantangan zaman.”
Pembukaan kegiatan turut dihadiri para tokoh penting daerah, mulai dari Ketua Pengadilan Negeri Balangan, Pabung Kodim 1001/HSU-BLG, Kasat Binmas Polda Kalsel, hingga Kepala SKPD Pemkab Balangan.
Dengan semangat yang membara dan kebersamaan yang erat, Pertikarada Kalsel XII tak sekadar perkemahan. Ia adalah kawah candradimuka bagi pemuda-pemudi yang kelak akan menjadi pilar-pilar Banua yang berintegritas, inovatif, dan penuh semangat kebangsaan.@red







