TABANAN — Pelaksanaan Karya Wraspatikalpa dan Pujawali di Pura Luhur Tanah Lot berlangsung dengan penuh khidmat, Rabu (3/12/2025). Untuk memastikan prosesi berjalan aman dan tertib, Satuan Pol Airud Polres Tabanan menurunkan 8 personel untuk melakukan pengamanan di sepanjang bibir pantai kawasan wisata Tanah Lot.
Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati, S.I.K., M.H. melalui Kasat Pol Airud AKP I Putu Sartika, S.H., M.H., menyatakan bahwa pengamanan difokuskan pada pelayanan kepada panitia, pengempon Pura, serta umat yang mengikuti upacara. Kondisi air laut yang sedang pasang membuat pengamanan harus dilakukan lebih ketat.
“Karena air laut pasang, kami menggunakan rubber boat untuk membantu penyebrangan ke Pura Luhur Tanah Lot. Pengamanan ini kami lakukan bersama Lifeguards DTW Tanah Lot dan pecalang,” ujar AKP I Putu Sartika.
Sebagai salah satu ikon wisata dunia, kawasan Pura Tanah Lot ramai dipadati wisatawan dan umat Hindu yang datang untuk sembahyang. Tingginya aktivitas di area bibir pantai membuat personel Pol Airud tak henti memberikan imbauan keselamatan.
“Kami ingatkan pemedek agar berhati-hati karena ombak sedang tinggi. Hindari berfoto terlalu dekat dengan tebing atau ombak, serta waspada saat berjalan di area batu karang yang licin,” tambah AKP Sartika.
Pantauan di lapangan menunjukkan umat mulai berdatangan sejak pagi hari, dan jumlahnya meningkat signifikan pada sore hingga malam. Karena kondisi air laut tetap pasang, banyak pemedek akhirnya melaksanakan persembahyangan di Pura Penyawangan atau Penataran Madya.
Dengan kesiapsiagaan Pol Airud, pecalang, serta petugas DTW, rangkaian Pujawali di Pura Luhur Tanah Lot berjalan aman, tertib, dan penuh khidmat meski di tengah tantangan kondisi alam.@Red







