Nasional

Salah Satu Tersangka Sempat Hilangkan Jejak, Kasus Korupsi di Perumda PDAT Akhirnya Berhasil Dilimpahkan Polisi ke Kejaksaan

×

Salah Satu Tersangka Sempat Hilangkan Jejak, Kasus Korupsi di Perumda PDAT Akhirnya Berhasil Dilimpahkan Polisi ke Kejaksaan

Share this article

SUKABUMI – Kasus Korupsi yang terjadi di Perusahaan Daerah Aneka Tambang (PD.ATE) Kabupaten Sukabumi yang terjadi pada tahun 2015, akhirnya memasuki tahap Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti oleh Penyidik Unit Tipikor Satreskrim Polres Sukabumi kepada Pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Sukabumi AKBP Tony Prasetyo, didampingi Kasat Reskrim AKP Ali Jupri dan Kasi Humas IPTU Aah Saepul Rohman, saat digelar Konferensi Pers, di Mapolres Sukabumi, Kamis (01/02/2024).

banner 325x300

“Rekan-rekan media, InsyaAllah hari ini kita akan mengtahap duakan kosus korupsi di Polres Sukabumi yang terjadi di Perusahaan Aneka Tambang, tahun anggaran 2015,” ungkap Tony Prasetyo.

Menjelang pelaksanaan Tahap Dua tersebut, sambung Tony, ada salah satu Tersangka, yaitu RB (44) selaku mantan Direktur Utama, sempat menghilang dan berusaha menghapus jejaknya. Namun berkat kesigapan anggotanya, RB berhasil ditangkap di wilayah Bandung.

Selain tersangka RB, Tony menyebut, ada Dua Tersangka lainnya yang juga akan diserahkan kepada Penuntut Umum, yaitu ZM yang dulunya menjabat sebagai Direktur Operasional PD. ATE dan AK sebagai mantan Bendahara.

Sementara, Kasat Reskrim AKP Ali Jupri membeberkan, bahwa kasus ini berawal dari adanya penggunaan Dana Penyertaan Modal Pemerintah (PMD) Kabupaten Sukabumi kepada PD. ATE sebesar Rp 1,3 Miliar pada tahun 2015. Setelah uang itu dicairkan, ternyata penggunaannya tidak sesuai dengan proposal yang diajukan dan dananya digunakan untuk kepentingan pribadi oleh para Tersangka.

Akibat perbuatan para tersangka itu, kata Ali, negara dirugikan sebesar lebih dari Rp 1 Miliar.

“Kepada para tersangka ini, kami terapkan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman hukuman penjara paling lama 20 (Dua Puluh) tahun dengan denda paling banyak Rp 1 Miliar,” tegas Kasat Reskrim Polres Sukabumi AKP Ali Jupri.@ref

Incoming search terms:

  • salah-satu-tersangka-sempat-hilangkan-jejak-kasus-korupsi-di-perumda-pdat-akhirnya-berhasil-dilimpahkan-polisi-ke-kejaksaan html