POLRI

BNN Kabupaten Banyumas Gelar Asistensi Relawan Anti Narkotika, Bangun Ketahanan Desa dari Akar

0
×

BNN Kabupaten Banyumas Gelar Asistensi Relawan Anti Narkotika, Bangun Ketahanan Desa dari Akar

Sebarkan artikel ini

BANYUMAS – Dalam upaya memperkuat ketahanan sosial dari tingkat paling dasar, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Banyumas menggelar kegiatan Asistensi Relawan Anti Narkotika dalam Rangka KIE Sumber Daya Pembangunan Desa, Rabu (30/4/2025), di Kelurahan Berkoh, Kecamatan Purwokerto Selatan.

Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Sekretaris Kelurahan Berkoh, Camat Purwokerto Selatan, serta Kepala BNN Kabupaten Banyumas, Kombes Pol. Iwan Irmawan, S.I.K., M.Si. Suasana penuh semangat pun terbangun saat para relawan mendeklarasikan komitmen bersama untuk menjaga desa dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

550x300

Asistensi ini tidak hanya sebatas seremoni, tetapi juga menghadirkan ruang dialog inspiratif. Empat narasumber dari lintas sektor turut berbagi pengetahuan dan pengalaman:

Wicky Sri Erlangga A., S.Sos., M.Si., dari BNN, menyampaikan gambaran nyata penyalahgunaan narkoba di masyarakat, termasuk peran penting edukasi di berbagai lingkungan.

AKP Haruno Adi Nugroho, S.H., dari Polresta Banyumas, memaparkan pendekatan hukum dalam penanggulangan narkoba.

Dian Bestari Santi Rahayu, M.I.Kom., dosen FISIP Universitas Jenderal Soedirman, menekankan pentingnya komunikasi empatik dalam pencegahan.

Asri Sasi Mulyadi, pekerja sosial dari Sentra Satria Baturraden, menyampaikan kisah-kisah nyata tentang adiksi dan proses pemulihan yang penuh harapan.

Para peserta terdiri dari elemen strategis masyarakat, seperti Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Kelurahan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta para Ketua PKK RW dan RT. Mereka hadir bukan sekadar sebagai tamu, tetapi juga sebagai bagian dari gerakan kolektif desa dalam melawan narkoba.

Diskusi berjalan hangat dan penuh antusias. Beragam pertanyaan muncul, mulai dari pendekatan kepada generasi muda, tantangan di lapangan, hingga penguatan jejaring relawan yang berkelanjutan. Hal ini menunjukkan adanya kesadaran bersama bahwa peredaran narkoba telah menyentuh ruang-ruang terdekat kehidupan masyarakat, dan perlu disikapi secara bersama-sama.

Langkah yang diambil BNN Kabupaten Banyumas ini menunjukkan bahwa pencegahan narkotika dapat dilakukan melalui pendekatan yang edukatif, partisipatif, dan humanis. Dengan semangat gotong royong serta sinergi lintas sektor, Kelurahan Berkoh mulai menapaki jalan menuju Desa Bersinar Bersih dari Narkoba dengan pondasi yang kuat dan harapan yang menyala.@tengkuzunet

error: mediapolri.id